Kebisingan Rumah Kos Ganggu Warga Bantongan Situbondo
CYRUSTIMES, SITUBONDO – Sejumlah warga di sekitar rumah kos di Dusun Bantongan, Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo, mengeluhkan aktivitas penghuni yang dinilai menimbulkan kebisingan hingga larut malam.
Kondisi tersebut disebut telah mengganggu kenyamanan serta waktu istirahat masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keluhan itu bukan kali pertama disampaikan warga. Mereka mengaku sebelumnya telah melaporkan persoalan tersebut kepada pemangku wilayah setempat.
Namun, warga menilai hingga kini belum ada tindak lanjut yang mampu memberikan solusi terhadap gangguan ketertiban tersebut.
Rumah kos yang dikeluhkan disebut mayoritas dihuni perempuan. Meski demikian, warga menegaskan bahwa persoalan yang dipermasalahkan bukan identitas maupun latar belakang penghuni, melainkan aktivitas pada malam hari yang menimbulkan kebisingan.
Warga berharap pemilik maupun pengelola rumah kos dapat memberikan pembinaan kepada para penghuni agar menjaga ketertiban dan menghormati masyarakat di lingkungan sekitar.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Situbondo, Maharani, mengatakan setiap pengaduan masyarakat dapat terlebih dahulu disampaikan melalui pemerintah kecamatan.
Laporan tersebut kemudian dapat diteruskan kepada Satpol PP untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
“Lapor ke camat dulu, Mas. Laporan secara tertulis atau lisan untuk dilanjutkan ke dinas kami,” ujar Maharani saat dikonfirmasi, Sabtu, 11 Juli 2026.
Menurut Maharani, Satpol PP akan lebih dahulu melakukan pembinaan dan memberikan teguran kepada pihak yang dilaporkan.
Apabila teguran tidak diindahkan, Satpol PP dapat mengambil langkah penindakan sesuai ketentuan.
“Pertama kami lakukan pembinaan dan teguran. Jika satu atau dua kali teguran tidak diindahkan, baru dilakukan penindakan,” katanya.
Warga meminta pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Satpol PP, serta pemilik rumah kos segera berkoordinasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Mereka berharap ketenteraman lingkungan dapat kembali terjaga tanpa merugikan penghuni kos maupun masyarakat sekitar.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan dari pemilik atau pengelola rumah kos terkait keluhan yang disampaikan warga tersebut.