Harga TBS Sawit Kalteng Terbaru Agustus 2026, Tembus Rp3.761
CYRUSTIMES, PALANGKA RAYA – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Tengah masih berada di level tinggi. Berdasarkan penetapan harga TBS periode I Agustus 2026, harga tertinggi untuk pekebun mitra plasma mencapai Rp3.761,22 per kilogram.
Harga tersebut berlaku untuk kelapa sawit dengan kelompok umur tanaman 10 hingga 20 tahun atau tahun tanam 2016 sampai 2006. Angka ini menjadi harga tertinggi dalam daftar penetapan TBS mitra plasma pada periode tersebut.
Penetapan harga tersebut menggunakan sejumlah komponen perhitungan, termasuk rata-rata harga minyak sawit mentah atau CPO lokal sebesar Rp15.436,26 per kilogram, rata-rata harga kernel lokal Rp13.501,55 per kilogram, serta Faktor K sebesar 92,26 persen.
Rincian Harga TBS Kalteng Periode I Agustus 2026
Berikut daftar harga TBS mitra plasma berdasarkan umur tanaman:
| Umur Tanaman | Tahun Tanam | Harga TBS |
| 3 tahun | 2023 | Rp3.073,76/kg |
| 4 tahun | 2022 | Rp3.198,56/kg |
| 5 tahun | 2021 | Rp3.351,66/kg |
| 6 tahun | 2020 | Rp3.475,36/kg |
| 7 tahun | 2019 | Rp3.501,19/kg |
| 8 tahun | 2018 | Rp3.568,82/kg |
| 9 tahun | 2017 | Rp3.647,32/kg |
| 10–20 tahun | 2016–2006 | Rp3.761,22/kg |
| 21 tahun | 2005 | Rp3.706,21/kg |
| 22 tahun | 2004 | Rp3.607,94/kg |
| 23 tahun | 2003 | Rp3.502,73/kg |
| 24 tahun | 2002 | Rp3.401,77/kg |
| 25 tahun | 2001 | Rp3.345,16/kg |
Harga Tertinggi Ada di Tanaman 10–20 Tahun
Dari daftar tersebut terlihat harga TBS meningkat seiring bertambahnya umur tanaman hingga kelompok 10–20 tahun. Setelah melewati kelompok tersebut, harga kembali menurun secara bertahap.
Kelompok tanaman usia 9 tahun berada di angka Rp3.647,32 per kilogram, kemudian mencapai puncak Rp3.761,22 per kilogram pada kelompok usia 10–20 tahun.
Untuk tanaman berusia lebih tua, harga turun menjadi Rp3.706,21 per kilogram pada usia 21 tahun dan terus menurun hingga Rp3.345,16 per kilogram untuk tanaman usia 25 tahun.
Bagaimana dengan Pekebun Swadaya?
Selain harga untuk mitra plasma, penetapan periode I Agustus 2026 juga mencantumkan harga TBS mitra swadaya berdasarkan komposisi Tenera dan Dura.
Dengan Faktor K yang sama, yakni 92,26 persen, harga untuk komposisi Tenera 100 persen/Dura 0 persen tercatat Rp3.446,47 per kilogram.
Sementara itu, harga bergerak turun mengikuti semakin besarnya komposisi Dura. Untuk Tenera 50 persen dan Dura 50 persen, misalnya, harga berada di angka Rp3.333,95 per kilogram, sedangkan komposisi Tenera 40 persen dan Dura 60 persen sebesar Rp3.311,70 per kilogram.
Harga TBS Jadi Perhatian Petani
Bagi petani sawit, perubahan harga TBS menjadi salah satu indikator penting karena berpengaruh langsung terhadap pendapatan dari hasil kebun.
Namun, harga penetapan tersebut tidak selalu identik dengan harga yang diterima setiap petani di lapangan. Kondisi kebun, kualitas buah, hubungan kemitraan, biaya angkut, serta mekanisme transaksi dapat memengaruhi nilai yang diterima pekebun.
Dengan harga tertinggi yang mencapai Rp3.761,22 per kilogram pada periode I Agustus, perkembangan harga TBS berikutnya akan menjadi perhatian, terutama bagi petani sawit Kalteng yang menghadapi perubahan biaya produksi dan distribusi.
Catatan: Angka Rp3.761,22 per kilogram dalam artikel ini merupakan harga TBS mitra plasma periode I Agustus 2026 untuk tanaman umur 10–20 tahun, bukan berarti seluruh TBS petani Kalteng dibeli dengan harga yang sama.