MUARA TEWEH, Kalteng.co – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara, mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Barito Utara sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan, H Taufik Nugraha. Taufik menilai kesigapan seluruh pihak dalam menangani titik api sangat penting untuk mencegah karhutla meluas. Terlebih, sejumlah kawasan di Kecamatan Teweh Selatan memiliki kondisi lahan yang rawan terbakar.
Menurutnya, penanganan karhutla harus dilakukan secara cepat dengan dukungan peralatan yang memadai. Salah satu langkah yang dinilai efektif adalah pengerahan alat berat jenis ekskavator untuk membantu proses pemadaman dan pelokalisasian api.
Taufik juga memberikan apresiasi kepada Bupati Barito Utara yang turun langsung ke lapangan bersama tim gabungan untuk menangani titik api. Kehadiran kepala daerah di lokasi, menurutnya, dapat memperkuat koordinasi sekaligus memberikan motivasi kepada para petugas. “Langkah bupati yang turun langsung ke lapangan patut kita apresiasi. Hal ini tidak hanya mempercepat koordinasi, tetapi juga memberikan dukungan moral yang luar biasa bagi petugas agar penanganan berjalan maksimal,” ujar Taufik, Selasa (1/9).
Lebih lanjut, Taufik mengatakan penggunaan ekskavator sangat membantu penanganan karhutla, khususnya pada medan yang sulit seperti lahan gambut dan semak belukar. “Penggunaan alat berat ini sangat efektif untuk memutus pergerakan api dengan cepat, sehingga pembuatan sekat bakar bisa dikerjakan secara optimal dan api tidak meluas,” paparnya.
Apresiasi juga disampaikan kepada sektor swasta yang ikut berperan dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla. Salah satunya PT BIMA yang dinilai proaktif membantu pemadaman di sekitar wilayah operasionalnya. Menurut Taufik, keterlibatan dunia usaha bersama pemerintah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat penanganan karhutla di lapangan. Sinergi tersebut juga dapat membantu meringankan beban tim pemadam dalam menghadapi kebakaran.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian PT BIMA yang bersiaga dan ikut ambil bagian bersama masyarakat serta Posko Penanganan dalam mencegah meluasnya karhutla,” ungkapnya. Taufik juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel yang terlibat dalam penanganan karhutla, mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, TNI-Polri, aparat kecamatan, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA).
Ia berharap sinergi seluruh pihak terus diperkuat, mengingat ancaman karhutla masih berpotensi terjadi seiring kondisi cuaca dan lahan yang kering. “Semua pihak harus terus bersinergi. Kami mengapresiasi setinggi-tingginya perjuangan keras tim gabungan di lapangan yang rela memeras keringat siang dan malam demi meredam ancaman bencana asap ini,” pungkas Taufik.(aza)