← Kembali ke https://kalteng.co/

Salat Istisqa Digelar di Barito Utara, Bupati Shalahuddin Ajak Warga Cegah Karhutla

https://kalteng.co/ • 01 September 2026 13:57
Salat Istisqa Digelar di Barito Utara, Bupati Shalahuddin Ajak Warga Cegah Karhutla

MUARA TEWEH, Kalteng.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara menggelar Salat Istisqa di Halaman Kantor Bupati Barito Utara, Minggu (30/8). Salat untuk memohon turunnya hujan tersebut digelar di tengah kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.

Salat Istisqa menjadi ikhtiar lahir dan batin pemerintah daerah bersama masyarakat untuk memohon hujan yang membawa keberkahan sekaligus keselamatan bagi masyarakat. Pelaksanaan ibadah berlangsung khusyuk dan diikuti Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta ratusan masyarakat.

Turut hadir Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Barito Utara, KH Rusmadi Darsani. Sebelum pelaksanaan ibadah, Shalahuddin menyampaikan bahwa Salat Istisqa merupakan bentuk kerendahan hati manusia di hadapan Allah SWT. Momentum tersebut juga menjadi ajang untuk meningkatkan keimanan dan melakukan introspeksi diri.

“Hari ini kita datang bukan dengan kesombongan maupun merasa memiliki segala daya. Kita hadir dengan hati yang tunduk, tangan menengadah, dan doa yang tulus kepada Allah Swt,” ungkap Shalahuddin. Menurutnya, Salat Istisqa tidak hanya menjadi ikhtiar spiritual, tetapi juga momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama menghadapi dampak kemarau panjang.

Salah satu ancaman yang perlu diwaspadai adalah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), yang berpotensi meningkat ketika kondisi lahan semakin kering. Shalahuddin mengajak masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai sarana muhasabah, memperbanyak istigfar, serta memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, sesama manusia, dan lingkungan.

“Kekeringan panjang ini telah meningkatkan risiko Karhutla yang berdampak luas pada sektor kesehatan, ekonomi, hingga pendidikan. Kebakaran di lahan kering dapat merambat dengan cepat, sementara asap pekatnya berpotensi melumpuhkan aktivitas dan menurunkan kualitas hidup kita,” tegasnya.

Selain ikhtiar spiritual, Bupati Barito Utara juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Ia secara tegas melarang masyarakat membuka lahan dengan cara dibakar. Warga juga diminta tidak membakar sampah sembarangan, terutama di kawasan yang kondisi lahannya kering, serta tidak membuang puntung rokok yang masih menyala.

Masyarakat yang menemukan titik api juga diminta segera melaporkannya kepada aparat desa, kepolisian, maupun instansi terkait agar dapat ditangani sedini mungkin dan tidak meluas.

Shalahuddin berharap hujan segera turun untuk membasahi wilayah Barito Utara, mengisi kembali sumber-sumber air yang mulai menyusut, serta membantu mengurangi potensi dan dampak Karhutla. “Melalui Salat Istisqa ini, kita bersama-sama memohon agar segera diberikan hujan yang membawa keselamatan bagi seluruh masyarakat Barito Utara,” imbuhnya. (aza)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli