← Kembali ke https://kalteng.co/

Baznas Resmi Luncurkan Beasiswa Santri di Muktamar NU Tambakberas Jombang

https://kalteng.co/ • 30 August 2026 18:10
Baznas Resmi Luncurkan Beasiswa Santri di Muktamar NU Tambakberas Jombang

KALTENG.CO-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) resmi meluncurkan program Beasiswa Santri sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi para santri. Peluncuran ini bertepatan dengan momentum Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al Wahabiyyah Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Ketua Baznas Sodik Mudjahid menegaskan bahwa instrumen penting seperti kekuasaan politik, ekonomi, serta ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) harus diarahkan untuk memperbaiki tata kelola negara demi mendorong kebangkitan umat.

“Seluruh upaya tersebut harus diarahkan pada kebangkitan umat. Dari pesantren, kita berharap lahir dokter, insinyur, akademisi, profesional, pengusaha, birokrat, dan pemimpin yang memberikan kontribusi nyata bagi bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Sodik di Jombang.

Capaian dan Dampak Beasiswa Santri

Program beasiswa pendidikan Baznas terus memperlihatkan dampak nyata bagi mobilitas sosial keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.

Kolaborasi Strategis dan Tiga Pilar Perjuangan

Peluncuran program ini turut dihadiri ratusan peserta dari unsur alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), pengasuh pesantren, ormas, dan penerima manfaat beasiswa.

Unsur Kolaborasi Peran & Komitmen Strategis
Kementerian Agama (Kemenag) Direktur Pesantren Kemenag, Basnang Said, memperkuat sinergi memperluas jangkauan program beasiswa ke lebih banyak pesantren.
Pesantren Al Wahabiyyah Pengasuh PP Al Wahabiyyah, Bu Nyai Mundjidah Wahab, mengapresiasi bantuan khusus bagi santri dari keluarga tidak mampu agar mendapat pendidikan layak.
Majelis Alumni IPNU Sekjen MA IPNU Idy Muzayyad menginisiasi Future Leaders Fellowship (FLF) bersama Baznas sebagai wadah kepemimpinan santri.

Acara ini dilanjutkan dengan talkshow bertema “Transformasi Pesantren dalam Meningkatkan Kualitas SDM Indonesia melalui Pendidikan Tinggi” yang diisi oleh Ketua GAPI K.H. Cholil Nafis, Ketua RMI PBNU K.H. Hodri Arief, serta Ketua LP2 PP Muhammadiyah H. Maskuri.

Dalam sesi diskusi, K.H. Cholil Nafis mengingatkan santri untuk tidak hanya fokus pada tafaqquh fiddin (pendalaman agama), tetapi juga berani menguasai kekuatan politik, ekonomi, dan IPTEK sebagai pilar utama perjuangan umat. (*/tur)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli