← Kembali ke https://kalteng.co/

Pejuang Langit Biru Gugur! Ketua TSAK Palangka, Akhmad Rijani Tutup Usia Saat Bertugas

https://kalteng.co/ • 28 August 2026 01:09
Pejuang Langit Biru Gugur! Ketua TSAK Palangka, Akhmad Rijani Tutup Usia Saat Bertugas

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kabar duka datang dari barisan relawan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kota Palangka Raya. Akhmad Rijani (53), Ketua Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) Palangka meninggal dunia setelah selama ini berada di garis depan penanganan karhutla.

Akhmad Rijani mengembuskan napas terakhir pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Kepergian sosok yang dikenal aktif dalam penanganan karhutla tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sesama relawan dan masyarakat Kota Palangka Raya.

Ketua Emergency Response Palangka Raya, Jean Steve membenarkan kabar meninggalnya Akhmad Rijani. Ia menyebut almarhum diduga mengalami kelelahan setelah menjalankan tugas dalam penanganan karhutla.

“Benar, meninggal beliau kabarnya karena kelelahan. Tapi kita belum tahu apakah memang ada penyakit bawaan lainnya,” kata Jean.

Sebelum meninggal dunia, Akhmad diketahui sempat terlibat dalam pemadaman karhutla di sekitar Jalan Rungan, Kota Palangka Raya. Kawasan tersebut menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian dalam penanganan kebakaran di tengah kondisi karhutla yang masih terjadi.

Usai menjalankan tugas, kondisi Akhmad dikabarkan menurun hingga tidak sadarkan diri atau pingsan beberapa hari sebelumnya. Ia kemudian sempat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Betang Pambelum Palangka Raya.

“Beliau melakukan pemadaman di sekitar Jalan Rungan lalu pingsan beberapa hari yang lalu, dan sempat dibawa ke rumah sakit,” ujar Jean.

Namun, kondisi Akhmad akhirnya tidak tertolong. Jenazah almarhum saat ini disemayamkan di rumah duka di Jalan Mendawai 6, Kompleks Pasar Kahayan, Palangka Raya. Rencananya, jenazah akan diantar menuju tempat peristirahatan terakhir pada Kamis sore.

Kepergian Akhmad Rijani menjadi kehilangan besar bagi barisan relawan penanggulangan karhutla. Dedikasinya turun langsung menghadapi kobaran api demi menjaga lingkungan dan langit Palangka Raya dari kepungan asap akan menjadi kenangan bagi keluarga serta rekan-rekan seperjuangannya. (oiq)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli