PANGKALAN BUN, Kalteng.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-56 tingkat Kabupaten Kotawaringin Barat. Ajang keagamaan tersebut dinilai tidak hanya menjadi wadah untuk menggali potensi qari dan qariah terbaik, tetapi juga momentum memperkuat keimanan dan ketakwaan masyarakat.
Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah secara resmi menutup rangkaian MTQH ke-56 tingkat kabupaten di Aula Antakusuma, Pangkalan Bun Park, Senin (24/8). Dalam kesempatan tersebut, Nurhidayah menyampaikan kebanggaannya terhadap para peserta dari enam kecamatan se-Kobar yang telah menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti kompetisi.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan MTQH, mulai dari panitia, dewan hakim, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), hingga seluruh kafilah. Menurutnya, keberhasilan MTQH tidak semata-mata diukur dari lahirnya para juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kehidupan keagamaan masyarakat.
“Kami ingin ajang ini tidak sebatas menggali potensi bibit-bibit andal di Kobar, tetapi esensi utamanya adalah peningkatan iman dan takwa. Bagi para juara, kami harapkan jangan cepat berpuas diri, prestasi yang diraih harus terus ditingkatkan,” ujar Nurhidayah.
Ia berharap MTQH ke-56 dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam membaca dan memahami Alquran, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati juga mendorong para peserta yang berhasil meraih prestasi agar terus meningkatkan kemampuan dan tidak berhenti belajar. Prestasi pada MTQH tingkat kabupaten diharapkan menjadi modal untuk berkompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.
Selain itu, nilai-nilai Alquran diharapkan dapat menjadi landasan dalam membentuk generasi Kobar yang berakhlak mulia, memiliki keimanan kuat, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah. “Semoga melalui MTQH ini semakin banyak generasi muda yang mencintai Alquran, memahami kandungannya dan menjadikan nilai-nilai Alquran sebagai pedoman dalam kehidupan,” harapnya.(aza)