PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Proses Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Palangka Raya (UPR) periode mendatang memasuki tahapan akhir. Tiga calon rektor yang telah ditetapkan mengikuti sesi wawancara dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Brian Yuliarto, Kamis (20/8/2026).
Ketua Panitia Pilrek UPR, Prof. Joni Bungai, mengatakan seluruh tahapan wawancara terhadap tiga calon rektor telah selesai dilaksanakan. Wawancara dengan kementerian tersebut merupakan salah satu rangkaian penting sebelum Pilrek UPR memasuki tahapan pemilihan berikutnya.
“Para calon rektor sudah melaksanakan sesi wawancara dengan kementerian, yang merupakan bagian dari rangkaian proses Pilrek UPR sebelum memasuki tahapan berikutnya,” jelas Joni, Jumat (21/8/2026).
Meski demikian, Joni menyebut pihak panitia belum mengetahui hasil maupun penilaian dari sesi wawancara yang dilakukan oleh Menteri. Menurutnya, informasi mengenai hasil wawancara dapat ditanyakan langsung kepada masing-masing calon rektor.
“Untuk hasil wawancara, bisa ditanyakan langsung ke masing-masing calon,” ujarnya.
Adapun tiga calon rektor yang bersaing pada tahapan akhir Pilrek UPR masing-masing yakni Prof. Liswara Neneng dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UPR, Dr. Thea Farina dari Fakultas Hukum (FH) UPR, serta Prof. Bhayu RhRham dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPR.
“Kemudian untuk pemilihan tahap II, menunggu jadwal dari Pak Menteri,” kata Joni.
Dengan telah selesainya sesi wawancara bersama Menteri, tahapan Pilrek UPR kini tinggal menunggu penjadwalan pemilihan tahap II yang ditetapkan oleh Mendiktisaintek. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penentuan Rektor UPR untuk periode mendatang.(bam)