← Kembali ke https://kalteng.co/

?Perkuat Antisipasi Karhutla, Pemprov Kalteng Siapkan Penambahan Sumur Bor dan Embung

https://kalteng.co/ • 20 August 2026 14:18
?Perkuat Antisipasi Karhutla, Pemprov Kalteng Siapkan Penambahan Sumur Bor dan Embung

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus melakukan evaluasi terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau pada tahun mendatang. Salah satu upaya yang menjadi prioritas adalah peningkatan ketersediaan sumber air di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran tinggi.
?
?Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining, mengatakan hasil evaluasi lapangan menunjukkan bahwa keberadaan sumber air yang mudah dijangkau menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas pemadaman karhutla.
?
?Menurutnya, selain kesiapan personel dan peralatan, pembangunan sarana pendukung berupa sumur bor perlu diperluas di sejumlah titik rawan kebakaran. Langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Gubernur Kalimantan Tengah untuk memperkuat infrastruktur penanggulangan karhutla.
?
?“Dari sisi peralatan maupun ketersediaan air, sumur bor sangat diperlukan. Berdasarkan hasil kegiatan di lapangan dan arahan Pak Gubernur, ke depan jumlah sumur bor akan diperbanyak,” kata Agustan, Kamis (20/8/2026).
?
?Tidak hanya sumur bor, pemerintah daerah juga berencana meningkatkan pembangunan serta pemanfaatan embung sebagai cadangan air di wilayah yang kerap mengalami kebakaran lahan dan hutan. ?
?“Termasuk pembangunan embung di daerah-daerah yang rawan kebakaran. Itu menjadi fokus untuk tahun berikutnya,” ujarnya.
?
?Agustan menjelaskan, ketersediaan air masih menjadi tantangan dalam proses pemadaman di sejumlah lokasi. Pada kondisi tertentu, petugas harus menghadapi keterbatasan pasokan air karena embung maupun sumber air permukaan mengalami penyusutan saat musim kemarau panjang.
?
?Karena itu, keberadaan sumur bor dan embung di lokasi strategis dinilai sangat penting untuk memastikan operasi pemadaman dapat berlangsung lebih cepat dan efektif tanpa terkendala pasokan air.
?
?Meski demikian, terkait jumlah sumur bor yang telah dibangun sebelumnya, pihaknya mengaku belum memiliki data yang terintegrasi mengenai kondisi maupun tingkat pemanfaatannya.
?
?“Kalau untuk data sumur bor yang sudah ada, kami belum memiliki data lengkapnya,” ungkapnya.
?
?Kondisi tersebut akan menjadi bagian dari evaluasi pemerintah agar pembangunan sarana sumber air ke depan dapat dilakukan secara lebih terukur, berbasis kebutuhan lapangan, serta didukung pendataan yang lebih akurat.
?
?Melalui pemetaan wilayah rawan dan inventarisasi sumber air yang lebih baik, pemerintah berharap kesiapsiagaan menghadapi karhutla dapat semakin optimal, sehingga upaya pengendalian kebakaran dapat dilakukan lebih cepat dan efektif ketika terjadi titik api. (pra)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli