PALANGKA RAYA, Kalteng.co — Upaya mencegah aksi balapan liar terus dilakukan Polsek Pahandut jajaran Polresta Palangka Raya. Salah satunya dengan memastikan barier yang dipasang di sejumlah titik rawan tetap berada pada posisi dan kondisi yang baik.
Pengecekan dilakukan personel Polsek Pahandut untuk memastikan barier tersusun rapat dan dapat berfungsi optimal sebagai salah satu langkah preventif mencegah aktivitas balapan liar yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hertanto mengatakan, pengecekan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di lokasi yang selama ini berpotensi dijadikan arena balapan liar.
“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan barier tetap pada posisinya dan berfungsi sebagaimana mestinya. Kami berkomitmen melakukan langkah preventif demi menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat,” katanya, Minggu (16/8/2026).
Saat berada di lapangan, personel memeriksa satu per satu kondisi barier yang telah terpasang. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada barier yang bergeser, rusak maupun mengalami kondisi lain yang dapat mengurangi efektivitasnya.
Menurut Iyudi, keberadaan barier tersebut menjadi salah satu langkah pencegahan agar ruas jalan yang rawan tidak mudah dimanfaatkan sebagai lokasi balapan liar. Terlebih, aktivitas tersebut dapat membahayakan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.
“Upaya pencegahan akan terus kami lakukan secara konsisten. Kondisi barier juga menjadi perhatian agar tetap tertata dan mampu mendukung langkah kepolisian dalam mencegah balapan liar,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga situasi kamtibmas dengan tidak melakukan maupun mendukung aksi balapan liar. Masyarakat yang menemukan adanya aktivitas tersebut diharapkan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.
“Pengecekan barier ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Polsek Pahandut dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan kondusif, sekaligus meminimalkan potensi kecelakaan maupun gangguan ketertiban akibat aksi balapan liar,” pungkasnya. (oiq)