PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Seorang pria diduga melakukan perbuatan tidak senonoh di sekitar area belakang sebuah taman kanak-kanak (TK) di Jalan A Yani, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya. Aksi pria tersebut disebut sempat terekam kamera amatir warga. Kejadian ini pun memicu keresahan karena berlangsung di lingkungan yang berada dekat dengan aktivitas pendidikan anak usia dini.
Peristiwa itu diketahui terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, Kamis (13/8/2026), di area parkir mobil yang berada di bagian belakang sekolah.
Dua perempuan berinisial A dan V, masing-masing berusia 25 tahun, disebut melihat langsung aktivitas mencurigakan tersebut. Salah satu saksi bahkan sempat merekam kejadian itu menggunakan kamera ponsel. Saksi A mengaku awalnya tidak menaruh curiga terhadap pria tersebut. Ia mengira pria itu hanya warga yang sedang berada di sekitar lokasi sekolah.
Namun, gerak-gerik pria tersebut kemudian membuatnya curiga. Setelah diperhatikan, saksi melihat tangan pria itu berada di dalam celana dan diduga melakukan tindakan tidak senonoh. “Awalnya saya kira orang biasa seperti kita, tapi lama-lama terlihat tangannya memainkan alat kelaminnya. Saya langsung memberi tahu teman saya,” ujarnya.
Saksi kemudian kembali memastikan apa yang dilihatnya. Menurut dia, pria tersebut memasukkan tangan ke dalam celana sambil melakukan gerakan yang diduga merupakan tindakan onani. “Iya memang seperti itu. Saat saya melihat lagi, dia memasukkan tangannya ke dalam celananya sambil memainkan alat kelaminnya,” katanya.
Saat kejadian berlangsung, kondisi di sekitar area parkir disebut relatif sepi. Meski kendaraan masih melintas di jalan yang berada dekat sekolah, aktivitas pria tersebut tidak disadari oleh para pengendara. “Sepi, tapi banyak kendaraan lewat. Sepertinya pengendara tidak menyadari ada orang yang melakukan hal seperti itu,” ungkapnya.
Karena tidak ada warga lain di sekitar lokasi, saksi mengaku tidak sempat meminta bantuan ataupun melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Pria yang diduga melakukan perbuatan tidak senonoh itu akhirnya tidak berhasil diamankan.
“Iya, tidak sempat melapor atau diamankan,” ucapnya. Kejadian tersebut membuat warga khawatir, terlebih lokasi peristiwa berada di lingkungan sekolah yang menjadi tempat aktivitas anak-anak.
Saksi pun mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak, baik laki-laki maupun perempuan, terutama ketika berada di sekitar lingkungan sekolah. “Harus waspada, apalagi yang punya anak kecil, baik laki-laki maupun perempuan. Intinya harus lebih berhati-hati karena ini terjadi di dekat sekolah,” katanya.
Ia juga berharap pihak sekolah dan para guru memperketat pengawasan terhadap anak didik, khususnya ketika jam istirahat saat siswa beraktivitas di luar ruang kelas. “Anak-anak saat istirahat kan bermain di halaman sekolah. Harus lebih dijaga dan lebih ketat pengawasannya agar tidak bertemu dengan orang-orang seperti itu lagi,” pungkasnya. (oiq)