KASONGAN, Kalteng.co – Kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) semakin pekat menyelimuti Kota Kasongan dan wilayah sekitarnya. Kondisi tersebut membuat kualitas udara menjadi perhatian serius karena berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.
Merespons kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Katingan bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPBD Katingan turun langsung membagikan masker gratis kepada pengguna jalan, Selasa (11/8/2026).
Pembagian masker dilakukan di dua titik strategis, yakni di depan Gerbang Kantor Bupati Katingan, Jalan Tjilik Riwut, serta kawasan Jalan Soekarno-Hatta. Masker diberikan terutama kepada pengendara sepeda motor yang tetap harus beraktivitas di tengah kondisi kabut asap.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Katingan, Markus, mengatakan intensitas kabut asap mengalami peningkatan signifikan, terutama pada pagi hari. Kondisi tersebut dinilai cukup mengkhawatirkan karena jarak pandang dan kualitas udara dapat terganggu.
“Kondisi pagi ini jauh lebih parah dari sebelumnya. Oleh karena itu, hari ini kami turun ke jalan membagikan sekitar 500 lembar masker kepada pengendara. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, khususnya pada pagi hari sebelum kabut mulai terurai di siang hari,” ujar Markus, Selasa (11/8/2026).
Selain membagikan masker, BPBD Katingan juga memberikan perhatian khusus terhadap aktivitas anak-anak yang harus berada di luar rumah pada pagi hari. Paparan asap akibat karhutla dinilai perlu diminimalkan, terutama bagi siswa yang berangkat ke sekolah ketika kabut asap sedang pekat.
Markus mendorong Dinas Pendidikan Kabupaten Katingan mengambil langkah preventif dengan mempertimbangkan penyesuaian jam masuk sekolah. Menurutnya, penundaan jam belajar dapat menjadi salah satu upaya mengurangi paparan asap pada pagi hari.
“Kita menyarankan agar mengundur jam masuk siswa guna menghindari paparan asap pekat pagi hari. Selain itu, seluruh siswa diwajibkan menggunakan masker selama berada di lingkungan sekolah maupun saat perjalanan,” ucapnya.
Sementara itu, titik api yang diduga menjadi sumber karhutla di wilayah Kota Kasongan hingga kini masih dilaporkan aktif. Tim satuan tugas gabungan bersama petugas pemadam terus melakukan pemadaman dan pendinginan lahan untuk mencegah api meluas serta mengurangi penyebaran asap.
BPBD Katingan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kabut asap masih menyelimuti wilayah tersebut. Warga juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker sebagai langkah perlindungan diri ketika harus bepergian.(aza)