MUARA TEWEH, Kalteng.co – Memasuki musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), DPRD Kabupaten Barito Utara memberikan perhatian serius terhadap sejumlah kejadian karhutla yang terjadi di beberapa wilayah.
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Wardatun Nur Jamilah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas gabungan yang telah bekerja keras di lapangan untuk meminimalisir dampak kebakaran. Menurutnya, kesigapan petugas dalam menangani titik api sangat penting untuk mencegah kebakaran meluas dan mengancam lingkungan serta masyarakat.
Ia menyebut, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Manggala Agni, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), TNI, Polri, hingga Masyarakat Peduli Api memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam melakukan pemantauan dan pemadaman karhutla.
“Kami sangat mengapresiasi gerak cepat dan dedikasi para petugas di lapangan yang berjibaku memantau dan memadamkan titik-titik api agar tidak semakin meluas dan mengancam lingkungan sekitar,” ujar Wardatun, Selasa (11/8).
Selain memberikan apresiasi kepada petugas, Wardatun juga menyoroti munculnya kabut asap tipis yang mulai terlihat di sekitar Kota Muara Teweh sebagai dampak dari kebakaran lahan. Kondisi tersebut dinilai menjadi peringatan dini bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan.
Menurutnya, kabut asap berpotensi menurunkan kualitas udara dan berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Karena itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran lahan, meskipun skalanya masih kecil.
“Mengingat kabut asap di Muara Teweh mulai terlihat dan udara mulai terasa kurang nyaman, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar segera melapor apabila melihat adanya kebakaran lahan sekecil apa pun,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi, Wardatun juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan mengurangi aktivitas yang tidak perlu di luar ruangan. Warga yang harus beraktivitas di luar rumah juga dianjurkan menggunakan masker sebagai upaya mengurangi risiko paparan kabut asap.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, petugas gabungan, dan masyarakat terus diperkuat selama musim kemarau. Upaya pencegahan dan penanganan karhutla secara cepat dinilai menjadi kunci untuk menjaga kualitas udara, keselamatan warga, serta kelestarian lingkungan di Barito Utara.(aza)