← Kembali ke https://kalteng.co/

Kebakaran di Mendawai I, Ibu Alami Luka Bakar Saat Coba Selamatkan Anak

https://kalteng.co/ • 11 August 2026 23:58
Kebakaran di Mendawai I, Ibu Alami Luka Bakar Saat Coba Selamatkan Anak

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Tangis dan kepanikan pecah dalam kebakaran maut yang terjadi di Jalan Mendawai I, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Selasa (11/8/2026) siang. Dua balita berinisial NA (4) dan KA (2) ditemukan meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah yang dilalap api.

Informasi yang dihimpun di lapangan, saat kebakaran terjadi, kedua korban berada di dalam rumah bersama sang ibu, SF, serta satu anak lainnya. Saat itu, SF sedang menyusui anaknya yang paling kecil ketika kobaran api mulai membesar.

Lurah Palangka, Dawid mengatakan, SF sempat berhasil membawa anaknya yang paling kecil keluar dari rumah. Namun, ketika berusaha kembali untuk menyelamatkan dua anaknya yang lain, kondisi api sudah semakin besar dan mengepung bangunan.

“Ketika kebakaran dan api semakin membesar, ibu korban membawa anaknya yang masih kecil keluar. Namun saat hendak kembali untuk menyelamatkan anaknya yang lain, ternyata rumah sudah dikepung api,” kata Dawid.

Upaya penyelamatan tersebut membuat SF turut menjadi korban. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, SF mengalami luka bakar pada lengan sebelah kanan dan bagian wajah dengan luas sekitar 13 persen setelah berusaha menyelamatkan anaknya yang masih terjebak di dalam kobaran api.

“Betul ada korban. Umur 4 tahun berinisial NA dan 2 tahun berinisial KA. Saat kebakaran terjadi, mereka sedang berempat di dalam rumah. Sang ibu sedang menyusui anaknya yang paling kecil, kemudian ada dua korban lainnya,” ujarnya.

Warga sekitar baru menyadari adanya kebakaran ketika api sudah membesar. Sementara itu, ayah korban yang saat kejadian berada di luar rumah kemudian datang dan berupaya menyelamatkan anak-anaknya. Namun, warga menahannya karena kobaran api sudah sangat besar dan dinilai membahayakan keselamatan.

“Untuk ayahnya posisinya berada di luar. Namun saat datang, api sudah besar sehingga ditahan masyarakat sekitar ketika hendak menyelamatkan anaknya,” ungkap Dawid.

Dua balita tersebut akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dievakuasi dari lokasi menggunakan ambulans relawan untuk mendapat penanganan lebih lanjut dan telah dimakamkan.

“Sementara SF yang mengalami luka bakar mendapat penanganan medis akibat upayanya menyelamatkan anak-anaknya,” pungkasnya. (oiq)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli