KUALA KAPUAS, Kalteng.co – Upaya menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan kota terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kapuas, Arhensa Mullah Muhammad, memberikan apresiasi tinggi terhadap aksi penanaman pohon dan kerja bakti massal yang digelar Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Kegiatan yang terpusat di kawasan Lapangan Eks Batalyon 631 Antang, Kuala Kapuas tersebut melibatkan jajaran pemerintah daerah, elemen masyarakat, hingga berbagai komunitas lokal.
Komitmen Bersama untuk Pelestarian Lingkungan
Aksi kolaboratif ini dinilai sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga ekosistem perkotaan. Arhensa menyoroti bahwa keterlibatan lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan program pelestarian lingkungan di Kabupaten Kapuas.
Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) tersebut menegaskan pentingnya investasi lingkungan jangka panjang melalui penghijauan:
• Peningkatan Kualitas Udara: Penanaman pohon secara masif efektif mereduksi tingkat polusi udara di pusat aktivitas masyarakat.
• Lingkungan Sehat dan Nyaman: Area hijau yang tertata memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik maupun psikologis warga.
• Mitigasi Perubahan Iklim: Keberadaan pohon memperkuat daya serap air tanah serta menjaga keseimbangan ekosistem lokal.
Kerja Bakti dan Budaya Gotong Royong
Selain fokus pada penghijauan, aksi kerja bakti yang menyasar sepanjang jalan protokol Kuala Kapuas juga menjadi sorotan. Kegiatan bersih-bersih ini tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik kota, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan semangat gotong royong antara pemerintah dan warga.
Aksi pembersihan fasilitas umum ini terbukti efektif dalam meminimalisir risiko penumpukan sampah yang berpotensi menyumbat saluran air dan memicu genangan saat musim hujan.
Harapan dan Ajak Kebiasaan Ramah Lingkungan
Arhensa berharap pendorong semangat menjaga lingkungan ini tidak berhenti pada seremoni peringatan Hari Lingkungan Hidup semata, melainkan bertransformasi menjadi agenda rutin yang berkelanjutan.
“Melalui kepedulian bersama, kita dapat mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, dan nyaman sebagai warisan bagi generasi mendatang,” tegas Arhensa, Rabu (10/6/2026).
Ia juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kuala Kapuas untuk melembagakan gaya hidup ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari melalui langkah-langkah praktis:
1. Disiplin Kelola Sampah: Membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah rumah tangga.
2. Kurangi Plastik: Meminimalisir penggunaan plastik sekali pakai dalam aktivitas harian.
3. Perawatan Berkelanjutan: Merawat dan menjaga bibit pohon yang telah ditanam agar dapat tumbuh maksimal.
Melalui sinergi antara kebijakan legislatif, eksekusi pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat, Kuala Kapuas optimistis mampu mewujudkan tata kota yang bersih, hijau, dan asri secara berkelanjutan. (yud)