← Kembali ke https://kalteng.co/

Karhutla Rawan Meluas, DPRD Palangka Raya Minta Warga Stop Bakar Sampah

https://kalteng.co/ • 15 September 2026 12:39
Karhutla Rawan Meluas, DPRD Palangka Raya Minta Warga Stop Bakar Sampah

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Palangka Raya semakin tinggi di tengah kondisi cuaca dan lahan yang kering. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, termasuk menghentikan sementara aktivitas membakar sampah di sekitar rumah.

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, mengingatkan warga agar tidak membakar sampah selama kondisi rawan Karhutla. Menurutnya, api yang berasal dari aktivitas pembakaran sampah dapat dengan cepat menjalar, terutama jika berada di dekat lahan kosong, semak belukar, maupun kawasan hutan.

“Untuk sementara ini saya mengingatkan warga jangan membakar sampah di sekitar pekarangan rumah. Kondisi sekarang sangat rawan, api bisa dengan cepat menjalar,” kata Subandi, Minggu (13/9).

Subandi juga meminta warga yang rumahnya berdekatan dengan lahan kosong atau kawasan hutan melakukan langkah pencegahan. Salah satunya dengan membasahi area di sekitar rumah untuk mengurangi kondisi kering yang berpotensi menjadi jalur rambatan api.

“Kalau rumah berdekatan dengan lahan kosong atau hutan, lakukan pembasahan di sekitar rumah. Ini penting supaya kalau ada api tidak mudah menjalar sampai ke rumah,” ujarnya.

Selain pembasahan, masyarakat diminta membersihkan semak kering, tumpukan daun, dan material lain yang mudah terbakar di sekitar pekarangan.

Segera Laporkan Jika Ada Titik Api

Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk mengurangi potensi api menjalar ke permukiman apabila terjadi kebakaran di sekitar lingkungan warga.

Subandi juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan kepulan asap atau titik api. Penanganan sejak dini dinilai jauh lebih efektif sebelum api membesar dan mendekati permukiman.

“Kalau ada titik api atau kepulan asap, segera laporkan. Jangan menunggu sampai api membesar dan mendekati permukiman,” imbaunya.

Menurut Subandi, pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Upaya tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas pemadam, tetapi juga masyarakat yang berada paling dekat dengan lokasi munculnya api.

“Dalam kondisi rawan seperti sekarang, kehati-hatian dan kepedulian masyarakat sangat penting untuk mencegah api meluas dan melindungi permukiman,” pungkasnya. (aza)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli