← Kembali ke https://kalteng.co/

Pangdam XXII/TB Turun Langsung ke TWA Galeget Tiawu, Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Terpadu ? ? ?

https://kalteng.co/ • 14 September 2026 07:48
Pangdam XXII/TB Turun Langsung ke TWA Galeget Tiawu, Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Terpadu ? ? ?

PULANG PISAU, Kalteng.co – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah kembali mendapat perhatian serius dari jajaran TNI. Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., turun langsung meninjau lokasi Karhutla di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Galeget Tiawu, Desa Tuwung, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Minggu (13/9/2026). ? ? ?

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melihat secara langsung proses penanganan kebakaran yang tengah berlangsung. Pangdam juga mengecek kesiapan personel maupun sarana pendukung yang digunakan dalam upaya pengendalian api. ? ? ?

Peninjauan lapangan dinilai penting untuk memastikan setiap langkah penanganan berjalan secara cepat dan terkoordinasi. Terlebih, kondisi Karhutla yang terjadi di kawasan tersebut membutuhkan respons terpadu agar api tidak berkembang dan menjangkau area yang lebih luas. ? ? ?

Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan, Kodam XXII/TB akan terus mengambil bagian dalam mendukung pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait dalam menghadapi ancaman Karhutla. ? ? ?

Menurutnya, penanggulangan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan keterlibatan dan koordinasi seluruh unsur, termasuk pemerintah, aparat, petugas di lapangan serta masyarakat, sehingga penanganan dapat dilakukan secara efektif sekaligus menekan risiko meluasnya kebakaran.

Selain memastikan penanganan di lapangan, Pangdam turut mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan api dalam aktivitas pembukaan maupun pembersihan lahan. Ia mengajak seluruh masyarakat ikut menjaga lingkungan dan berperan aktif dalam mencegah munculnya titik-titik kebakaran. ? ?

“Masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin,” imbaunya. ?Pangdam menekankan, langkah cepat sejak api pertama kali ditemukan menjadi bagian penting dalam mencegah Karhutla berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar dan menimbulkan dampak luas bagi lingkungan maupun masyarakat. (pra)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli