← Kembali ke https://kalteng.co/

Momen Hangat Presiden Prabowo Berbincang Bersama Putin, Xi Jinping, dan Modi di KTT BRICS ke-18

https://kalteng.co/ • 13 September 2026 09:56
Momen Hangat Presiden Prabowo Berbincang Bersama Putin, Xi Jinping, dan Modi di KTT BRICS ke-18

KALTENG.CO-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terekam kamera tengah berbincang santai dengan sejumlah pemimpin dunia menjelang pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 di Bharat Mandapam, New Delhi, India, Sabtu (12/9/2026).

Di forum internasional tersebut, Prabowo tampak membaur bersama Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping. Keempatnya berkumpul dan berinteraksi di ruang tunggu sebelum sesi resmi dimulai.

Momen Akrab di Luar Agenda Formal KTT

Keakraban para kepala negara ini dibagikan langsung oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melalui unggahan di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet. Teddy menyebutkan bahwa interaksi antarpemimpin negara tersebut berlangsung penuh kehangatan.

“Keempat pemimpin tampak berbincang dalam suasana hangat dan bersahabat sebelum sesi pembukaan dimulai,” ujar Teddy, Sabtu (12/9/2026) malam.

Awalnya, Prabowo terlihat berdikusi empat mata dengan Presiden Putin. Tak lama kemudian, PM Narendra Modi dan Presiden Xi Jinping menyusul gabung ke dalam lingkaran percakapan tersebut. Interaksi informal di luar protokol ketat KTT ini dimanfaatkan para pemimpin untuk mencairkan suasana sekaligus bertukar pandangan secara personal.

Diplomasi Bebas Aktif Indonesia di Kancah Global

Kehadiran Presiden Prabowo pada KTT BRICS ke-18 memperitegas komitmen Indonesia untuk terus mengambil peran aktif di percaturan politik dan ekonomi dunia. Forum ini menjadi ruang strategis bagi Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan, perdagangan, dan diplomasi internasional.

Dalam berbagai kesempatan, Prabowo secara konsisten menggarisbawahi pentingnya prinsip politik luar negeri bebas aktif. Indonesia terus mendorong kerja sama yang terbuka dengan negara mana pun, selama berlandaskan asas saling menghormati dan membawa dampak positif bagi kesejahteraan rakyat.

Interaksi santai namun bermakna di Bharat Mandapam ini menjadi bukti kuat diplomacy personal Indonesia dalam membangun jembatan komunikasi dengan negara-negara kekuatan utama dunia. (*/tur)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli