PALANGKA RAYA, Kalteng.co-Peta politik Kalimantan Tengah (Kalteng) menyuguhkan dinamika menarik seiring lahirnya figur-figur muda berprospek cerah. Salah satu nama yang kini paling menyita perhatian publik adalah H. Rahmanto Muhidin, S.H.I., M.H.
Politisi muda milenial ini resmi ditunjuk memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalteng untuk masa khidmat 2026–2031, sekaligus mengemban amanah posisi eksekutif sebagai Wakil Bupati Murung Raya periode 2024–2029.
Kombinasi rekam jejak sebagai aktivis, akademisi keagamaan, pimpinan legislatif, hingga pejabat eksekutif menempatkannya dalam jajaran elite politik masa depan di Bumi Tambun Bungai.
Dari Aktivis UIN Palangka Raya hingga Sarjana PTKIN
Karakter kepemimpinan Rahmanto tidak terbentuk secara instan. Pria kelahiran Muara Maruwei II ini mengawali fondasi kepemimpinan dan intelektualnya dari bangku perguruan tinggi keagamaan Islam. Rahmanto merupakan alumnus dari STAIN/IAIN (kini UIN) Palangka Raya dengan meraih gelar Sarjana Hukum Islam (S.H.I.), sebelum melanjutkan studi Magister Hukum (M.H.) di Universitas Brawijaya Malang.
Semasa mahasiswa, ia dikenal vokal sebagai pergerakan pemuda keagamaan. Keterlibatannya di wadah keorganisasian alumni perguruan tinggi keagamaan Islam—termasuk kiprahnya di lingkaran Ikatan Sarjana PTKIN—menjadikan sosoknya matang secara akademis, memiliki pemahaman syariah dan hukum publik yang kuat, serta adaptif terhadap arus kebutuhan generasi muda.
Rekam Jejak Bertahap: Buruh Harian, Legislator, hingga Eksekutif
Perjalanan hidup Rahmanto kerap dinilai inspiratif oleh kalangan kader muda. Sebelum menduduki puncak kepemimpinan politik daerah, ia pernah meniti karier dari bawah, bahkan sempat menjadi buruh harian proyek pada awal tahun 2000-an.
Kerja keras tersebut mengantarkannya ke panggung politik praktis hingga terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Murung Raya. Pengalaman di dunia legislatif memperkuat kemampuannya dalam formulasi kebijakan publik dan pengawalan anggaran. Puncaknya, pada kontestasi Pilkada, ia sukses terpilih mendampingi Bupati Murung Raya untuk posisi Wakil Bupati Murung Raya periode 2024–2029.
Tekad Membesarkan PKB Kalteng dan Menjawab Aspirasi Publik
Ditetapkannya Rahmanto sebagai Ketua DPW PKB Kalteng 2026–2031 menjadi momentum konsolidasi besar-besaran bagi partai. Sebagai nahkhoda baru, ia membawa modal elektoral dan struktural yang cukup kuat untuk melipatgandakan perolehan kursi legislatif maupun penataan kepengurusan partai di 13 kabupaten dan satu kota se-Kalimantan Tengah.
Sebagai ketua pimpinan wilayah, posisi politik Rahmanto dinilai sangat fleksibel dan berpotensi membuka berbagai opsi prospektif pada kontestasi politik mendatang:
- Pilihan Legislatif Pusat/Daerah: Terbuka ruang baginya untuk menjajaki pencalonan DPR RI daerah pemilihan Kalteng maupun DPRD Provinsi Kalteng guna mengamankan basis suara partai.
- Pilihan Eksekutif Daerah: Posisinya yang strategis di kepengurusan partai dan pengalaman eksekutif di daerah menempatkannya sebagai salah satu figur potensial untuk bursa Bupati Murung Raya, Wakil Bupati, hingga Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng.
Buka Banyak Opsi Politik, Rahmanto: Kemauan Publik yang Utama
Kendati peluang dan opsi kepemimpinan tersebut terbuka lebar, pimpinan muda ini menegaskan bahwa langkah politik yang akan diambil di masa depan tidak lepas dari dinamika lapangan dan kehendak rakyat.
“Dengan jabatan ketua wilayah PKB, berpotensi banyak opsi, yaitu DPR RI, DPRD Provinsi, wagub, Wabup, dan bupati Murung Raya. Tergantung dari hasil kemauan mayoritas publik atau aspirasi masyarakat pada saatnya nanti serta penugasan partai,” tegas H. Rahmanto Muhidin saat menyampaikan arah politiknya.
Rahmanto menambahkan bahwa fokus utamanya saat ini tetap pada penyelesaian tanggung jawab pengabdian sebagai Wakil Bupati Murung Raya serta pembenahan struktur internal partai agar PKB semakin solid dan mengakar di hati warga Kalimantan Tengah. (*/tur)