← Kembali ke https://kalteng.co/

Karhutla di Kabupaten Barito Utara Meluas hingga 1 Km, Kawasan Konservasi Kalaweit Terancam!

https://kalteng.co/ • 12 September 2026 06:00
Karhutla di Kabupaten Barito Utara Meluas hingga 1 Km, Kawasan Konservasi Kalaweit Terancam!

KALTENG.CO-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan Barito Utara, Kalimantan Tengah. Kobaran api yang berkobar di sekitar kawasan konservasi Yayasan Kalaweit dilaporkan sempat membesar dan meluas hingga menjalar hampir sepanjang satu kilometer dari titik awal.

Kondisi kritis tersebut diunggah langsung oleh aktivis lingkungan hidup, Aurelien Francis Brurule—yang akrab disapa Chanee Kalaweit—melalui akun Instagram resminya, @chaneekalaweit. Dalam rekaman video yang diunggah pada Jumat (11/9/2026), memperlihatkan lanskap api yang terus membakar area vegetasi hutan pada Kamis (10/9/2026) malam.

Unggahan tersebut mendadak viral di media sosial, menyedot perhatian publik hingga ditonton lebih dari 2,4 juta kali dan mengumpulkan sekitar 253 ribu tanda suka. Chanee membeberkan bahwa titik api yang sebelumnya sempat berhasil dipadamkan kembali berkobar lantaran tiupan angin dan kondisi lahan yang kering.

“Kami butuh bantuan!” tulis Chanee dalam takarir unggahannya untuk mengetuk perhatian para pihak terkait agar mempercepat bantuan pemadaman.

Tim Gabungan dan Alat Berat Diterjunkan ke Lokasi

Memasuki penanganan lanjutan pada Jumat siang, Chanee membagikan pembaruan situasi (update) melalui unggahan story Instagram. Ia mengonfirmasi bahwa tim gabungan dari berbagai unsur telah tiba di lokasi kebakaran untuk menjinakkan si jago merah.

Personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Barito Utara bersama tim ANUA/Kalaweit langsung bahu-membahu melokalisasi api. Dukungan armada penyuplai air juga disiagakan oleh pihak swasta sekitar.

“Situasi saat ini di lapangan, Damkar Barito Utara bersama tim ANUA/Kalaweit sudah turun. Water tank dari PT TOP juga sudah ada di lokasi,” ungkap Chanee.

Manggala Agni dan BPBD Siapkan Pembuatan Sekat Bakar

Upaya penanganan kebakaran di lahan sensitif ini juga mendapat penguatan langsung dari Manggala Agni Kementerian Kehutanan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan BNPB.

Untuk menghentikan laju sebaran api agar tidak merembet lebih jauh ke area hutan inti, tim gabungan berencana membuat sekat pembatas api (firebreak) dengan mengerahkan alat berat.

“Manggala Agni sudah turun mengecek lapangan dan mulai melakukan pemadaman. Tim BPBD/BNPB juga diturunkan, dan direncanakan pembuatan pembatas api menggunakan dozer segera dilakukan,” tambah Chanee.

Ancaman karhutla di wilayah Kalimantan Tengah memang tengah memasuki fase rawan seiring meningkatnya intensitas cuaca kering.

Kolaborasi lintas sektor antara relawan, dinas daerah, kementerian, hingga pihak swasta diharapkan mampu mengendalikan ancaman kebakaran di Barito Utara sebelum dampaknya kian meluas. (*/tur)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli