MUARA TEWEH, Kalteng.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara terus mematangkan perencanaan pembangunan infrastruktur agar berjalan terarah, merata, dan berkelanjutan. Fokus utama diarahkan pada peningkatan serta pembangunan jalan dan jembatan yang menjadi kebutuhan prioritas masyarakat.
Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan AMd dan jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di Aula A Setda Kantor Bupati Barito Utara, Rabu (9/9).
Rakor tersebut membahas sejumlah perencanaan strategis pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan serta jembatan. Forum ini sekaligus menjadi momentum untuk menyelaraskan program pembangunan dengan kebutuhan masyarakat dan skala prioritas daerah.
Dalam arahannya, Shalahuddin menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan terukur sebelum setiap program pembangunan direalisasikan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus benar-benar diarahkan pada kebutuhan prioritas sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kita ingin setiap pembangunan infrastruktur benar-benar menjawab kebutuhan prioritas. Akses jalan dan jembatan harus memberikan manfaat nyata, membuka keterisolasian, memperlancar konektivitas, dan mendongkrak denyut ekonomi masyarakat,” tegas Shalahuddin.
Bupati juga menginstruksikan jajaran terkait untuk memperkuat koordinasi dalam setiap tahapan pembangunan. Pelaksanaan program harus efektif, tepat sasaran dan disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.
Sinergi lintas instansi dinilai penting untuk memastikan perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai target dan tidak menyimpang dari prioritas yang telah ditetapkan. Pemkab Barito Utara berharap penguatan perencanaan tersebut dapat mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah.
Dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang tepat, pembangunan jalan dan jembatan diharapkan mampu meningkatkan konektivitas, membuka akses wilayah yang masih terisolasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Barito Utara. (aza)