← Kembali ke https://kalteng.co/

Bupati Shalahuddin Tinjau Pelebaran WFC dan Progres Jembatan Lemo

https://kalteng.co/ • 11 September 2026 10:32
Bupati Shalahuddin Tinjau Pelebaran WFC dan Progres Jembatan Lemo

MUARA TEWEH, Kalteng.co – Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT meninjau langsung rencana pelebaran jalan di kawasan Water Front City (WFC) dan progres pembangunan Jembatan Lemo, Kecamatan Teweh Tengah, Selasa (7/9). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proyek infrastruktur strategis berjalan sesuai target, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang berpotensi menghambat pelaksanaan pembangunan.

Rombongan Bupati Barito Utara terlebih dahulu menyambangi kawasan WFC. Di lokasi tersebut, Shalahuddin meninjau rencana pelebaran jalan yang akan membentang hingga ujung Jembatan Hasan Basri.

Menurutnya, peningkatan kapasitas jalan di kawasan WFC penting dilakukan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat. Terlebih, kawasan tersebut menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi, wisata dan kuliner di Muara Teweh. Namun, Shalahuddin mengingatkan agar pelaksanaan pelebaran jalan tetap memperhatikan tata ruang, estetika dan fungsi WFC sebagai ruang publik.

“Kawasan WFC ini adalah salah satu ikon di Muara Teweh. Pelebaran jalan di sini harus menjadi solusi atas kepadatan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk. Namun, keindahan kawasan ini wajib dijaga agar tetap menjadi destinasi favorit masyarakat,” ungkap Shalahuddin.

Usai meninjau WFC, Bupati bersama jajaran melanjutkan kunjungan ke lokasi pembangunan Jembatan Lemo.

Jembatan tersebut dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, khususnya bagi masyarakat yang selama ini terpisahkan oleh aliran sungai. Kehadiran jembatan diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi barang.

Di lokasi proyek, Shalahuddin memeriksa langsung progres konstruksi fisik. Ia juga berdialog dengan manajer proyek dan pekerja untuk mengetahui berbagai kendala teknis yang dihadapi, termasuk faktor cuaca dan ketersediaan material. Bupati menegaskan, percepatan pembangunan tidak boleh mengorbankan kualitas dan aspek keselamatan konstruksi.

“Jembatan Lemo ini adalah urat nadi konektivitas bagi masyarakat di seberang. Kita tidak hanya mengejar target waktu, tetapi yang jauh lebih penting adalah kualitas dan keamanannya. Saya minta kontraktor bekerja dengan standar terbaik,” tegasnya.

Shalahuddin kemudian meminta dinas teknis, konsultan pengawas dan kontraktor pelaksana memperkuat koordinasi untuk mengatasi berbagai hambatan yang muncul selama proses pembangunan. Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus mengawal pembangunan kedua infrastruktur tersebut, mulai dari tahap perencanaan hingga proses penyelesaian dan serah terima.

“Pembangunan di dua lokasi ini memiliki implikasi besar bagi konektivitas dan pelayanan publik Barito Utara. Kami akan terus mengawalnya secara ketat, mulai dari tahap perencanaan hingga serah terima akhir, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkas Shalahuddin. (aza)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli