← Kembali ke https://kalteng.co/

Tangani Karhutla Tanjung Rangas, Bupati Seruyan Selanorwanda Siapkan Strategi dan Akses Infrastruktur

https://kalteng.co/ • 18 September 2026 16:32
Tangani Karhutla Tanjung Rangas, Bupati Seruyan Selanorwanda Siapkan Strategi dan Akses Infrastruktur

KUALA PEMBUANG, Kalteng.co-Pemerintah Kabupaten Seruyan bergerak cepat menanggulangi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang makin meluas akibat cuaca ekstrem. Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, turun langsung meninjau lokasi terdampak karhutla di Desa Tanjung Rangas, Kecamatan Seruyan Hilir, pada Kamis (17/9/2026).

Kunjungan kerja ini bertujuan memastikan seluruh proses pemadaman darurat di lapangan berjalan cepat, terpadu, dan tepat sasaran.

Siniergi Lintas Sektor di Titik Api

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Sejumlah pejabat yang tampak hadir di lokasi antara lain:

Kehadiran rombongan ini mempertegas komitmen bersama antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam mengendalikan krisis karhutla secara kolaboratif.

Evaluasi Akses Jalan untuk Mobilitas Tim Pemadam

Selain memantau langsung kerja Tim Satgas Karhutla yang berjuang menembus titik api, Ahmad Selanorwanda menyoroti pentingnya keandalan infrastruktur jalan di sekitar kawasan Kuala Pembuang. Menurutnya, akses jalan yang memadai menjadi kunci utama kecepatan respons saat bencana terjadi.

“Pemetaan kebakaran di Kabupaten Seruyan ternyata ada di sekitar wilayah sini. Ke depan, jalan ini harus kita perbaiki agar penanganan kebakaran bisa lebih cepat diakses,” ujar Bupati di sela-sela peninjauan.

Pascanetapan status darurat karhutla dan kekeringan, Pemkab Seruyan berencana merumuskan program pembangunan infrastruktur yang terintegrasi. Jalur darat di kawasan tersebut nantinya tidak hanya difungsikan untuk mendongkrak perekonomian warga, tetapi juga dirancang sebagai:

Edukasi Masyarakat dan Pencegahan Dini

Tidak hanya fokus pada pemadaman, Pemkab Seruyan juga menekankan pentingnya edukasi serta sosialisasi pencegahan karhutla secara berkelanjutan, khususnya bagi warga Desa Tanjung Rangas dan sekitarnya.

Pemerintah menyadari bahwa pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan petugas di lapangan. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta peran aktif menjaga lingkungan menjadi benteng utama dalam memitigasi potensi titik api sejak dini.

Melalui sinergi yang kuat antara Pemkab Seruyan, aparat keamanan, dan masyarakat, ancaman karhutla diharapkan dapat ditekan secara maksimal demi menjaga keselamatan warga serta kelestarian lingkungan di Kabupaten Seruyan. (fik)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli