KALTENG.CO-Juventus bersiap menjamu wakil Belanda, NEC Nijmegen, dalam laga babak fase liga Liga Europa di Allianz Stadium.
Bertindak sebagai tuan rumah, Si Nyonya Tua diunggulkan mengamankan poin penuh berkat kedalaman skuad, pengalaman matang di panggung Eropa, serta dorongan untuk segera bangkit dari tren negatif.
Anak asuh Luciano Spalletti datang membawa motivasi ekstra usai menelan kekalahan tipis 1-2 dari Sassuolo di ajang Serie A pekan lalu. Tampil di kasta kedua kompetisi Eropa musim ini menjadi momentum penting bagi Bianconeri untuk mengembalikan kepercayaan diri serta memperbaiki catatan performa mereka.
Dahaga Kemenangan dan Rekor Apik Spalletti
Langkah Juventus di awal musim ini terbilang belum sepenuhnya stabil. Dari beberapa laga awal, Bianconeri mencatatkan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Kemenangan atas Frosinone dan Parma sempat memberi angin segar, sebelum akhirnya ditahan imbang AC Milan dan ditundukkan Sassuolo.
Meski demikian, Juventus memiliki kartu as pada sosok Luciano Spalletti. Sang allenatore memiliki rekor impresif di Liga Europa. Sepanjang kariernya melatih Zenit St Petersburg, Roma, Inter Milan, hingga Napoli di fase grup kompetisi ini, Spalletti mencatatkan rekor dominan dengan hanya menelan dua kekalahan dari 18 pertandingan.
NEC Datang dengan Tren Buruk
Di kubu tamu, NEC Nijmegen melawat ke Italia dengan modal yang kurang meyakinkan. Kejutan musim lalu saat finis di peringkat ketiga Eredivisie sempat membawa mereka menembus kualifikasi Liga Champions. Namun, langkah mereka terhenti usai kalah agregat telak 1-6 dari wakil Norwegia, Bodo/Glimt, yang memaksa mereka terlempar ke Liga Europa.
Performa domestik armada NEC juga sedang diselimuti awan kelabu. Dalam enam laga terakhir, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan, satu imbang, dan empat kali kalah—termasuk kekalahan telak 0-3 dari Cambuur pada pertandingan terakhir.
Kondisi Skuad dan Badai Cedera
Kedua tim dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh akibat masalah kebugaran dan sanksi bertanding:
Juventus
-
Absen: Kenan Yildiz, Khephren Thuram, Juan Cabal, Jeremie Boga, Jeff Ekhator, dan Manuel Locatelli (cedera/pemulihan operasi).
-
Skorsing: Lloyd Kelly.
-
Kabar Baik: Andrea Cambiaso dan Weston McKennie sudah kembali berlatih penuh dan siap diturunkan.
-
Lini Depan: Nick Woltemade dan Randal Kolo Muani bersaing memperebutkan posisi starter untuk memutus kebuntuan gol.
NEC Nijmegen
-
Absen: Bryan Linssen, Ahmetcan Kaplan, Deveron Fonville, dan kiper Gonzalo Crettaz (cedera).
-
Pemain Kunci: Kaj Serhuis diperkirakan memimpin lini serang dengan dukungan dari dua veteran berharga, Dusan Tadic dan kapten Tjaronn Chery.
Prediksi Pertandingan dan Skor Akhir
Kendati Spalletti diprediksi melakukan rotasi pemain guna menjaga kebugaran skuad menjelang laga krusial melawan Atalanta di Liga Italia, kualitas individu pemain pelapis Juventus diperkirakan tetap unggul atas tim tamu.
Lini belakang NEC yang rapuh saat dihajar Bodo/Glimt dan Cambuur menjadi celah besar yang bisa dimanfaatkan Bianconeri. Kematangan strategi Spalletti serta dominasi di Allianz Stadium akan menjadi pembeda utama dalam duel ini.
Prediksi Skor Akhir: Juventus 3-1 NEC Nijmegen (*/tur)