← Kembali ke https://kalteng.co/

Anggota DPRD Kapuas Apresiasi Gerakan Tanam Serempak di Sei Pasah: Dorong Ketahanan Pangan Berkelanjutan

https://kalteng.co/ • 22 August 2026 09:12
Anggota DPRD Kapuas Apresiasi Gerakan Tanam Serempak di Sei Pasah: Dorong Ketahanan Pangan Berkelanjutan

KUALA KAPUAS, Kalteng.co – Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Rahmad Jainudin, S.T., memberikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak yang digelar di Kelurahan Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, pada Jumat (21/8/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional penanaman serempak seluas 50 ribu hektare di seluruh Indonesia, di mana penanaman di Kabupaten Kapuas dipusatkan pada lahan seluas 2 hektare. Agenda strategis ini turut dihadiri oleh Asisten II Setda Kapuas, Kusmiatie.

Bukan Sekadar Simbolis, tapi Langkah Nyata Ketahanan Pangan

Rahmad menegaskan bahwa Gerakan Tanam Serempak jangan hanya dipandang sebagai seremoni atau agenda simbolis semata. Lebih dari itu, kegiatan ini harus dijadikan pijakan nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendongkrak produktivitas sektor pertanian secara menyeluruh.

“Gerakan tanam serempak ini merupakan langkah positif dalam mendorong ketahanan pangan. Kami mendukung pelaksanaannya dan berharap sinergi antara pemerintah, petani, serta seluruh pihak terkait terus diperkuat sehingga produktivitas pertanian di Kapuas semakin meningkat,” ujar Rahmad Jainudin.

Politisi dari Partai Golkar tersebut menilai keberhasilan pembangunan pertanian tidak bisa dicapai secara parsial. Diperlukan kolaborasi dan sinergi yang solid antara pemerintah, para petani, dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) agar potensi pertanian daerah bisa digarap maksimal.

Optimalisasi Potensi Pertanian Kapuas untuk Skala Nasional

Kabupaten Kapuas dinilai memiliki potensi agraris yang sangat besar dan strategis. Pemanfaatan lahan secara produktif dan berkelanjutan tidak hanya berfungsi untuk mencukupi kebutuhan pasokan pangan lokal, tetapi juga menjadi pilar penyokong bagi ketahanan pangan nasional.

Poin penting yang disoroti dalam pelaksanaan gerakan ini meliputi:
• Momentum penguatan pendampingan: Menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pendampingan teknis kepada para petani di lapangan.
• Pengelolaan lahan berkelanjutan: Mendorong tata kelola lahan yang efisien agar tetap produktif dalam jangka panjang.
• Kontribusi pangan daerah dan nasional: Pemanfaatan lahan 2 hektare di Sei Pasah diharapkan menjadi bagian dari komitmen bersama menjaga stabilitas pangan.

Komitmen Pemeliharaan Pasca-Tanam demi Kesejahteraan Petani

Rahmad mengingatkan agar semangat dari gerakan ini tidak berhenti begitu proses penanaman selesai dilakukan. Tahapan krusial berikutnya seperti pemeliharaan tanaman hingga panen harus dikawal secara intensif.

“Yang terpenting, gerakan ini harus berlanjut setelah penanaman. Pemeliharaan tanaman, peningkatan produktivitas, dan dukungan terhadap kesejahteraan petani harus menjadi perhatian bersama agar program ini benar-benar memberikan hasil yang berkelanjutan,” pungkasnya. (yud)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli