KALTENG.CO-Tokoh kebudayaan dan seniman senior Indonesia, Guruh Soekarnoputra, dilaporkan tengah berada dalam kondisi kritis dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta. Putra bungsu Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, tersebut hingga kini masih dalam pemantauan ketat oleh tim medis.
Pihak keluarga memohon doa dari masyarakat luas untuk kesembuhan sang maestro, sembari terus optimis menghadapi proses perawatan medis yang tengah berjalan.
Presiden Prabowo Beri Perhatian Khusus pada Kondisi Guruh Soekarnoputra
Kabar mengenai memburuknya kesehatan Guruh Soekarnoputra telah disampaikan pihak keluarga kepada Presiden Prabowo Subianto. Perwakilan keluarga yang juga keponakan Guruh, Didi Mahardika, mengonfirmasi bahwa penanganan medis intensif terus dilakukan.
“Pihak keluarga sendiri sudah menginformasikan kepada Bapak Presiden terkait kondisi beliau,” ujar Didi Mahardika, Kamis (24/9/2026).
Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan menginstruksikan agar tim dokter memberikan penanganan medis terbaik bagi Guruh Soekarnoputra. Langkah ini diambil mengingat rekam jejak dan kontribusi besar Guruh sebagai budayawan serta pelaku sejarah yang memperkaya khazanah seni tanah air.
Mengenai detail penyakit atau diagnosis medis yang dialami, Didi Mahardika belum dapat membagikan informasi lebih jauh demi menjaga privasi dan atas permintaan internal keluarga.
“Mohon doanya agar kondisi beliau kembali sehat. Kami sekeluarga tetap optimis bahwa Om Guruh bisa kembali pulih,” tambah Didi.
Rekam Jejak Sang Maestro: Dari Swara Mahardhika Hingga Guruh Gipsy
Guruh Soekarnoputra bukan sekadar nama besar dari trah Soekarno dan Ibu Fatmawati. Sejak usia muda, ia mendalami tari tradisional Jawa, Sunda, hingga Bali, serta mahir memainkan instrumen piano.
Jejak langkah Guruh dalam dunia seni dan kebudayaan Indonesia tercatat sangat fundamental:
-
Swara Mahardhika: Kelompok kesenian dan seni pertunjukan yang menjadi wadah lahirnya banyak talenta kreatif dan penari berbakat Indonesia.
-
Guruh Gipsy (1976): Proyek musik eksperimental legendaris yang memadukan elemen musik karawitan Bali dengan progressive rock. Proyek ini melibatkan nama-nama besar seperti Chrisye, Keenan Nasution, dan Abadi Soesman.
-
Karya Pertunjukan Kolosal: Penggagas berbagai pagelaran megah bertema nasionalisme, seperti Untukmu Indonesiaku, Cinta Indonesia, dan Gilang Indonesia Gemilang.
-
Penata Musik & Film: Menyusun ilustrasi musik untuk film-film ikonik Indonesia seperti Ali Topan Anak Jalanan, Gita Cinta dari SMA, serta Puspa Indah Taman Hati. Ia juga sempat berperan sebagai aktor dalam film Sembilan Wali (1985).
Selain berkiprah di panggung kebudayaan, Guruh Soekarnoputra juga mendedikasikan pengabdiannya di panggung politik nasional dengan sempat menjabat sebagai anggota DPR RI.
Dukungan serta doa mengalir dari berbagai lapisan masyarakat, para seniman, dan tokoh nasional agar pilar kebudayaan Indonesia ini dapat segera melewati masa kritis dan diberikan kesembuhan. (*/tur)