← Kembali ke https://kalteng.co/

9.324 Kasus ISPA di Palangka Raya, Arif M. Norkim Minta Warga Waspada Kabut Asap

https://kalteng.co/ • 24 September 2026 13:52
9.324 Kasus ISPA di Palangka Raya, Arif M. Norkim Minta Warga Waspada Kabut Asap

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Angka kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kota Palangka Raya mencapai 9.324 kasus sepanjang Juni hingga September 2026. Tingginya angka tersebut menjadi perhatian di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, kasus ISPA tersebut terjadi pada berbagai kelompok usia. Sekitar 30 persen kasus tercatat pada bayi dan balita, 40 persen pada kelompok usia dewasa, serta 30 persen pada kelompok lanjut usia (lansia).

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, menyampaikan keprihatinannya. Ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak paparan asap karhutla yang dapat mengganggu kesehatan.

“Dengan jumlah kasus yang mencapai ribuan, tentu ini menjadi perhatian kita bersama. Masyarakat harus lebih waspada dan menjaga kesehatan, terutama ketika kondisi udara masih dipengaruhi kabut asap,” kata Arif, Kamis (24/9/2026).

Arif mengimbau masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah agar menggunakan masker sebagai langkah perlindungan dari paparan asap. Selain itu, ia mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan rumah oksigen yang tersedia di berbagai titik apabila membutuhkan udara yang lebih bersih di tengah kondisi kabut asap.

“Rumah oksigen yang sudah tersedia di beberapa titik juga bisa dimanfaatkan masyarakat. Jangan ragu untuk datang apabila membutuhkan tempat dengan udara yang lebih baik, terutama bagi masyarakat yang terdampak asap,” ujarnya.

Ketua DPD PAN Kota Palangka Raya ini juga meminta perhatian lebih diberikan kepada kelompok rentan, seperti bayi, balita dan lansia. Menurutnya, kondisi kabut asap membutuhkan kewaspadaan bersama agar dampaknya terhadap kesehatan masyarakat dapat diminimalkan.

Ia berharap, masyarakat tidak menganggap ringan kondisi udara selama kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah. Warga juga diminta segera memeriksakan kondisi kesehatan apabila mengalami keluhan yang berkaitan dengan gangguan pernapasan. (pra)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli