← Kembali ke https://kalteng.co/

Ancaman Awan Cumulonimbus! BMKG Minta Penumpang Pesawat dan Kapal Laut Waspada

https://kalteng.co/ • 24 September 2026 05:04
Ancaman Awan Cumulonimbus! BMKG Minta Penumpang Pesawat dan Kapal Laut Waspada

KALTENG.CO-Meskipun cuaca kering mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Pasalnya, sejumlah daerah masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan, sedang, hingga lebat disertai petir pada Rabu (23/9).

Penyebab Cuaca Ekstrem: Ada Sirkulasi Siklonik

Prakirawan BMKG Adelia Febby menjelaskan bahwa potensi cuaca ekstrem ini dipicu oleh kemunculan sirkulasi siklonik atau pusaran angin di dua titik strategis:

  • Samudera Pasifik utara Papua

  • Pesisir selatan Vietnam

“Kondisi itu berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah sekitarnya,” ujar Adelia dalam siaran pers dari Jakarta.

Dampak dari sirkulasi siklonik ini memicu area pertemuan dan perlambatan angin (konvergensi) yang membentang dari Teluk Thailand, Laut Cina Selatan, Laut Natuna, Laut Filipina, hingga perairan Maluku Utara dan Papua.

Prakiraan Cuaca Wilayah: Dari Medan hingga Jayawijaya

BMKG memetakan wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami hujan secara lokal:

1. Wilayah Indonesia Bagian Barat

  • Hujan petir: Pontianak dan Tanjung Selor

  • Hujan sedang: Medan

  • Hujan ringan: Padang, Pekanbaru, Pangkal Pinang, Serang, dan Bandung

2. Wilayah Indonesia Bagian Timur

  • Hujan sedang: Nabire

  • Hujan ringan: Mamuju, Palu, Jayapura, dan Jayawijaya

Waspada Udara Kabur dan Gangguan Penerbangan

Selain curah hujan, BMKG memprakirakan fenomena udara kabur yang melanda beberapa titik, seperti:

  • Sebagian besar Sumatera bagian tengah hingga selatan

  • Kalimantan bagian selatan, tengah, dan timur

  • Sorong dan Manokwari

Peringatan Penting untuk Transportasi Udara

Para pengguna jasa transportasi udara diminta untuk terus memperbarui informasi dari pihak maskapai dan bandara. Potensi pertumbuhan awan hujan tebal (Cumulonimbus) terdeteksi di sejumlah titik lintasan penerbangan:

  • Areal Sumatera dan Kalimantan

  • Sulawesi dan Selat Makassar bagian utara

  • Laut Natuna Utara, Papua, dan Samudera Pasifik utara Papua

Peringatan Dini Sektor Maritim: Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter

Kecepatan angin di perairan Indonesia secara umum berkisar antara 5 hingga 25 knot. Hal ini berdampak langsung pada dinamika tinggi gelombang laut.

Kategori Ketinggian Wilayah Perairan yang Terdampak
1,25 – 2,5 Meter Perairan Sumatera, Kalimantan, Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
2,5 – 4,0 Meter Samudera Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, serta Samudera Hindia selatan Banten hingga Jawa Timur.

Masyarakat yang beraktivitas di pesisir maupun pelaku transportasi laut diimbau untuk selalu memantau pembaruan cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan perjalanan. (*/tur)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli