← Kembali ke https://kalteng.co/

Kemarau Panjang, Sungai di Ulak Batu dan Banua Usang Surut hingga Bisa Diseberangi Jalan Kaki

https://kalteng.co/ • 23 September 2026 12:15
Kemarau Panjang, Sungai di Ulak Batu dan Banua Usang Surut hingga Bisa Diseberangi Jalan Kaki

SERUYAN, Kalteng.co – Pemandangan berbeda terlihat di wilayah Desa Ulak Batu dan Desa Banua Usang, Kabupaten Seruyan. Sungai yang selama ini menjadi bagian penting dalam aktivitas masyarakat kini mengalami penyusutan debit air akibat kemarau panjang.

Permukaan air yang terus menurun membuat bagian sungai semakin dangkal. Bahkan, pada sejumlah titik, warga kini dapat berpindah dari satu sisi ke sisi lainnya hanya dengan berjalan kaki.

Kondisi tersebut menjadi tanda semakin kuatnya dampak musim kemarau terhadap wilayah tersebut. Aliran air yang sebelumnya cukup untuk membatasi penyeberangan warga, kini menyisakan bagian-bagian dangkal yang memungkinkan masyarakat melintasinya tanpa menggunakan perahu.

Bagi warga setempat, perubahan kondisi sungai bukan sekadar persoalan pemandangan. Menurunnya debit air juga berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat yang selama ini berkaitan dengan keberadaan sungai.

Semakin surutnya aliran air membuat masyarakat harus lebih berhati-hati dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Terlebih apabila kondisi kemarau berlangsung lebih lama dan tidak diikuti hujan dengan intensitas yang cukup. Warga berharap hujan segera turun sehingga debit sungai kembali meningkat. Sebab, keberadaan sumber air tersebut memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat di sekitar Ulak Batu dan Banua Usang.

Kondisi sungai yang dapat diseberangi dengan berjalan kaki menjadi salah satu gambaran nyata bagaimana kemarau panjang mulai mengubah kondisi sumber air di wilayah Seruyan. Masyarakat pun diimbau untuk menggunakan air secara bijak dan mengantisipasi kemungkinan berlanjutnya kondisi kering apabila curah hujan masih rendah. (pra)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli