KALTENG.CO-Aksi nekat seorang anggota DPRD Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar), bernama Choirussaib mendadak viral di media sosial. Di tengah upaya keras pemerintah menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan, oknum wakil rakyat tersebut justru sengaja membakar lahan miliknya untuk ditanami sawit dan jagung.
Sontak, fenomena ini memicu sorotan publik hingga membuat Kementerian Kehutanan (Kemenhut) turun tangan.
Kemenhut: Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar Harus Dihindari
Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut, Ristianto Pribadi, menegaskan bahwa tindakan pembakaran lahan sangat berisiko tinggi dan bertentangan dengan upaya pencegahan karhutla nasional.
Ristianto juga mengingatkan bahwa larangan pembukaan lahan dengan cara membakar telah ditegaskan melalui Instruksi Presiden (Inpres) Presiden Prabowo Subianto.
“Membakar lahan, membuka lahan di tengah musim El Nino ini sangat, sangat-sangat harus dihindari,” tegas Ristianto dalam keterangannya.
Langkah ini dinilai dapat memperburuk situasi karhutla yang sedang ditangani secara masif, khususnya di enam provinsi yang menjadi prioritas pencegahan dan penanggulangan karhutla.
Mekanisme Hukum dan Penentuan Wewenang Penindakan
Kemenhut saat ini sedang memeriksa status lokasi lahan yang dibakar oleh anggota DPRD tersebut guna menentukan langkah hukum selanjutnya.
Penindakan hukum akan disesuaikan dengan status kepemilikan kawasan:
-
Di Dalam Kawasan Hutan Negara: Penanganan hukum akan dilakukan langsung oleh Kemenhut mengacu pada UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.
-
Di Luar Kawasan Hutan Negara (APL/HGU): Kewenangan penindakan dan evaluasi berada di bawah ranah pemerintah daerah setempat.
Ristianto menegaskan, Menteri Lingkungan Hidup beserta pemerintah pusat telah meminta seluruh pihak tanpa terkecuali untuk menghentikan praktik pembakaran lahan dalam bentuk apa pun.
Kronologi Video Viral dan Langkah Kepolisian
Aksi pembakaran tersebut menjadi bahan perbincangan hangat setelah diunggah oleh akun Instagram @anakponti_channel. Dalam rekaman video tersebut, Choirussaib secara sadar menjelaskan bahwa pembakaran dilakukan untuk membersihkan sisa-sisa lahan yang sebelumnya sempat terbakar.
“Jadi ini teman aku lagi motong kayu untuk membersihkan lahan yang kebakar kemarin, kita bakar sekalian, nanti kita tanam sawit baru di sini,” ucapnya dalam video tersebut.
Menanggapi kejadian tersebut, jajaran kepolisian setempat bergerak cepat. Kapolres Mempawah, AKBP Ade Chandra Capa Yanto, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Polres Mempawah juga telah memanggil dan memeriksa Choirussaib beserta sejumlah saksi untuk mendalami dugaan pelanggaran hukum terkait pembakaran lahan tersebut. (*/tur)