← Kembali ke https://kalteng.co/

Kelurahan Panarung Perkuat Kewaspadaan DBD, RT/RW Diminta Aktif Pantau Jentik Nyamuk

https://kalteng.co/ • 22 September 2026 12:41
Kelurahan Panarung Perkuat Kewaspadaan DBD, RT/RW Diminta Aktif Pantau Jentik Nyamuk

?PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan masyarakat. ?Lurah Panarung, Evi Kahayanti, SE., NL.P., M.A.P., meminta para Ketua RT dan RW di wilayahnya untuk memperkuat pemantauan kondisi lingkungan serta aktif melaporkan apabila ditemukan warga yang terjangkit atau terkonfirmasi DBD.
?
?Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan penyebaran DBD, khususnya melalui pemantauan keberadaan jentik nyamuk di lingkungan permukiman. ?“Kami mengimbau seluruh RT dan RW untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap DBD. Apabila ada warga yang terjangkit atau terkonfirmasi DBD, segera dilaporkan kepada Kelurahan agar dapat dilakukan pemantauan dan tindak lanjut,” ujar Evi, Selasa (22/9/2026).
?
?Selain melaporkan kasus DBD, RT dan RW juga diminta menyampaikan laporan setiap minggu apabila ditemukan jentik nyamuk di lingkungan masing-masing. ?Menurut Evi, pemantauan secara rutin menjadi bagian penting dalam pencegahan, mengingat jentik nyamuk dapat berkembang di berbagai tempat yang menampung air di sekitar permukiman.
?
?“Jangan hanya bergerak ketika sudah ada kasus. Pemantauan jentik harus dilakukan secara rutin. Kalau ditemukan jentik, segera laporkan dan lakukan pemberantasan sarang nyamuk bersama-sama,” katanya.
?
?Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan memperhatikan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Warga diharapkan rutin menguras dan menutup tempat penampungan air serta membersihkan barang-barang bekas yang dapat menampung air.

?Evi menekankan, pencegahan DBD membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Kelurahan, RT/RW, dan masyarakat harus saling bekerja sama menjaga lingkungan agar tetap bersih dan tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. “Pencegahan DBD merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat tidak hanya menunggu adanya penanganan, tetapi ikut aktif menjaga lingkungan dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk dari rumah masing-masing,” pungkasnya. (pra)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli