?PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Wakil Ketua II Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh, S.Pd., mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang berpotensi muncul di tengah kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
?
?Menurutnya, paparan asap karhutla dapat memengaruhi kondisi kesehatan masyarakat, terutama ketika kualitas udara menurun. Karena itu, warga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara sedang tidak baik serta memperhatikan kondisi kesehatan keluarga.
?
?Selain dampak asap karhutla, Sri Ani juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Menurutnya, kewaspadaan terhadap DBD perlu dilakukan secara bersamaan dengan upaya menjaga kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang masih menghadapi dampak karhutla.
?
?Ia mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan tidak terdapat tempat yang berpotensi menjadi lokasi berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD.
?“Warga tetap harus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan. Di tengah kondisi karhutla seperti sekarang, kewaspadaan terhadap penyakit akibat asap perlu ditingkatkan, tetapi DBD juga jangan sampai diabaikan,” ujar Sri Ani, Selasa (22/9/2026).
?
?Sri Ani berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan lingkungan dapat terus ditingkatkan. Menurutnya, pencegahan sejak dini menjadi langkah penting agar risiko gangguan kesehatan dapat diminimalkan. ?Ia juga mengingatkan agar masyarakat segera mendapatkan pemeriksaan apabila mengalami keluhan kesehatan yang tidak kunjung membaik, sehingga dapat memperoleh penanganan yang tepat. (pra)