BUNTOK, Kalteng.co – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran menempatkan kebersamaan dan kolaborasi sebagai kekuatan utama dalam menghadapi berbagai persoalan yang masih menjadi tantangan pembangunan di daerah, mulai dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kabut asap hingga kebutuhan air bersih.
?
?Pesan tersebut disampaikan Agustiar saat menghadiri Ramah Tamah Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan di Kantor Bupati Barito Selatan, Senin (21/9/2026).
?
?Di hadapan masyarakat dan jajaran pemerintah daerah, Agustiar menegaskan bahwa persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan hanya melalui kerja pemerintah. Menurutnya, kepedulian masyarakat dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi Kalimantan Tengah.
?
?“Kalimantan Tengah adalah Huma Betang, rumah tempat kita hidup dan tumbuh bersama. Karena itu, saat ini Kalteng membutuhkan kepedulian dan dukungan kita semua agar terbebas dari karhutla dan kabut asap serta menghadapi kekurangan air bersih,” ujar Agustiar.
?
?Gubernur menyebut kondisi karhutla perlu mendapat perhatian bersama, terlebih Kalimantan Tengah saat ini berada dalam status tanggap darurat karhutla. Memasuki puncak musim kemarau pada September, peningkatan kejadian karhutla turut memicu munculnya kabut asap di sejumlah wilayah.
?
?Karena itu, Agustiar meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan sekaligus berperan aktif dalam upaya pencegahan. Menurutnya, menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
?
?“Kita bisa karena bersama, kita mampu jika bersatu,” tegasnya.
?
?Selain penanganan karhutla, Agustiar juga menyoroti pengelolaan anggaran pemerintah. Ia meminta efisiensi anggaran tidak sekadar dimaknai sebagai pengurangan belanja, tetapi diarahkan untuk memastikan setiap program memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
?
?Menurutnya, sektor pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial harus tetap menjadi perhatian dalam penyusunan program pembangunan. Kebijakan anggaran juga perlu dikelola secara disiplin sekaligus membuka ruang inovasi sesuai kebutuhan daerah.
?
?Agustiar turut mendorong pemerintah daerah mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mengembangkan potensi unggulan serta kearifan lokal. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan secara berkelanjutan.
?
?Dalam kesempatan yang sama, Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengawal Asta Cita Presiden RI serta visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah melalui program-program prioritas yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
?
?Salah satu program yang disorot adalah Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), yang diarahkan untuk memastikan masyarakat memperoleh hak dasar, terutama dalam bidang pendidikan, pangan dan kesehatan.
?
?“Kami ingin seluruh masyarakat mendapatkan haknya. Tidak boleh ada anak yang tidak bisa sekolah atau melanjutkan pendidikan, tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan, serta tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak,” ujarnya.
?
?Bagi Agustiar, Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan juga menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan pembangunan yang telah dilalui sekaligus memperkuat komitmen menghadapi tantangan ke depan.
?
?Ia menyampaikan apresiasi karena dapat hadir langsung dalam peringatan hari jadi tersebut dan berbagi kebahagiaan bersama masyarakat Barito Selatan.
?
?“Ini merupakan kebanggaan bagi saya karena dapat hadir dan berbagi suka cita bersama saudara-saudara saya, masyarakat Barito Selatan,” ungkapnya.
?
?Agustiar menilai tema Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan, “Bekerja Bersama, Merangkul Semua”, memiliki keterkaitan erat dengan semangat pembangunan yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
?
?Ia menekankan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara mengenai capaian pemerintah, tetapi juga bagaimana seluruh elemen daerah dapat bergerak dalam satu arah untuk menghadapi persoalan dan memastikan manfaat pembangunan dirasakan masyarakat secara merata.
?
?Semangat bekerja bersama tersebut, lanjutnya, menjadi modal penting untuk memperkuat pembangunan Kalimantan Tengah sekaligus menghadapi berbagai tantangan yang muncul di tengah masyarakat. (pra)