← Kembali ke https://kalteng.co/

Super Puma Bergerak ke Pangkalan Bun, Dukungan Udara Disiapkan untuk Tangani Karhutla Kobar

https://kalteng.co/ • 21 September 2026 11:44
Super Puma Bergerak ke Pangkalan Bun, Dukungan Udara Disiapkan untuk Tangani Karhutla Kobar

?KOTAWARINGIN BARAT, Kalteng.co – Upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, mendapat tambahan dukungan dari udara. ?Helikopter Super Puma AS332L dengan registrasi C-FPUM mulai dipersiapkan untuk melakukan penerbangan dari Palangka Raya menuju Pangkalan Bun. Kehadiran helikopter tersebut disiapkan untuk mendukung operasi penanganan karhutla yang masih berlangsung di wilayah Kobar.
?
?Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar, Samuel, membenarkan adanya proses pergeseran helikopter tersebut. ?Menurutnya, pada Sabtu (19/9/2026), helikopter masih berada di Palangka Raya dan dijadwalkan tiba di Pangkalan Bun pada sore hari. ?“Iya, masih di Palangka Raya, sore ini tiba di Pangkalan Bun,” ujar Samuel saat dikonfirmasi.
?
?Informasi operasional PT Dominic Asasta Aviasi mencatat, C-FPUM melakukan persiapan penerbangan dengan rute Palangka Raya (PKY) menuju Pangkalan Bun (PKN). ?Helikopter jenis AS332L tersebut tercatat menggunakan nomor penerbangan FSC SI20369. Proses engine on dilaporkan pada pukul 14.20 WIB, sementara keberadaan pesawat di Palangka Raya tercatat pada pukul 14.26 WIB.
?
?Samuel menjelaskan, penerbangan tersebut merupakan reposition flight, yakni penerbangan untuk memindahkan posisi helikopter dari satu wilayah ke wilayah lainnya. ?“Penerbangan yang dilakukan merupakan reposition flight atau penerbangan pemindahan pesawat dengan rute PKY-PKN. Dengan demikian, helikopter dipersiapkan untuk bergeser dari Palangka Raya ke Pangkalan Bun,” jelasnya.
?
?Super Puma itu dioperasikan oleh lima kru. Mereka terdiri dari Jeffrey McArthur sebagai PIC, Eric Lacesse sebagai SIC, Xavier Dubreuil dan Adriel Sobers sebagai engineer, serta Azhar sebagai HLO. ?Pergeseran helikopter ini menjadi bagian dari penguatan dukungan operasi pemadaman karhutla di Kobar, terutama untuk menghadapi titik api yang berada di lokasi dengan akses darat terbatas.
?
?Dukungan dari udara memungkinkan proses pemadaman dilakukan dengan menjatuhkan air dari atas ke area yang menjadi sasaran operasi, sehingga dapat membantu tim pemadam yang bekerja di lapangan. ?Di sisi lain, penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kobar masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Unsur yang terlibat antara lain BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, Damkar, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta unsur terkait lainnya.
?
?Dengan bergesernya Super Puma ke Pangkalan Bun, dukungan operasi pemadaman di Kobar kini mendapat tambahan kekuatan. Penggunaan helikopter selanjutnya akan disesuaikan dengan kondisi titik karhutla dan kebutuhan operasi di lapangan. (pra)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli