SUKAMARA, Kalteng.co – Selain kerap meninjau langsung penanganan karhutla, Bupati Sukamara juga mengimbau masyarakat agar lebih bijaksana dan berhati-hati dalam mengelola lahan. Ia meminta warga tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Menurutnya, kebakaran lahan dan kabut asap dapat berdampak terhadap aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar anak-anak di sekolah.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih bijaksana lagi tidak membakar lahan maupun sekitar lingkungannya karena ini sangat merugikan masyarakat kita semua. Anak-anak kita pagi tidak bisa aktivitas sekolah, masyarakat juga terganggu kegiatannya sehari-harinya,” katanya, Selasa (18/8/2026).
Masduki menegaskan, pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat. Ia mengingatkan dampak asap kebakaran juga dapat mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan.
“Jadi saya himbau masyarakat Sukamara khususnya untuk tidak membakar lahan karena kita semua yang akan kena dampaknya. Anak-anak kita juga kasihan nanti ada sampai terkena ISPA, infeksi saluran napas, ya ini kita hindari,” tandasnya.
Bupati juga kembali mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran lahan agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Sukamara.
“Apabila melihat atau menemukan titik api sekecil apapun, warga harus segera menghubungi Pemadam Kebakaran, BPBD, atau pihak berwenang terdekat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan sigap,” tegasnya. (luk/aza)