PALANGKA RAYA, Kalteng.co-Terpilihnya Prof. Bhayu Rhama, Ph.D., sebagai Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026–2030 mendulang berbagai gelombang dukungan dan harapan positif dari tokoh-tokoh masyarakat di Kalimantan Tengah (Kalteng).
Salah satu dukungan kuat datang dari Ketua Ikatan Alumni (IKA) UIN Palangka Raya yang juga Wakil Bupati Murung Raya, H. Rahmanto Muhidin, S.H.I., M.H.
Sebagai Tokoh Muda Dayak Bakumpai, Rahmanto menilai bahwa kepemimpinan Prof. Bhayu Rhama merupakan angin segar sekaligus momentum emas bagi UPR untuk melompat lebih tinggi.
Ia berharap kampus tertua di Bumi Tambun Bungai ini mampu mentransformasi diri menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bereputasi nasional hingga internasional melalui program studi (prodi) unggulan yang menjawab kebutuhan nyata generasi muda Kalteng.
Solusi Pendidikan Tinggi Tanpa Harus Keluar Pulau
Rahmanto menyoroti realitas sosial-ekonomi masyarakat di 13 kabupaten dan 1 kota se-Kalimantan Tengah. Menurutnya, mayoritas orang tua di daerah pedalaman tidak memiliki kemampuan finansial yang cukup untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke luar Pulau Jawa atau kawasan urban lainnya di Indonesia.
“Kita harus realistis bahwa mayoritas putra-putri daerah di Kalimantan Tengah bergantung pada perguruan tinggi lokal. Universitas Palangka Raya menjadi pilihan utama dan tumpuan harapan mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Rahmanto, Kamis (1/10/2026).
Meskipun dalam satu dekade terakhir Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan PTN keagamaan di Kalteng kian berkembang pesat, UPR tetap memegang peranan kunci sebagai lokomotif utama pendidikan tinggi negeri di wilayah ini.
Oleh karena itu, penguatan kualitas pendidikan di UPR sangat mendesak agar anak-anak daerah mendapatkan standar pendidikan berkelas dunia tanpa harus meninggalkan tanah kelahirannya.
Menjangkau Pelosok: Pengabdian Masyarakat dan Pembangunan SDM
Sebagai putra asli Dayak Bakumpai yang memahami dinamika wilayah pedalaman, Rahmanto berharap di bawah nakhoda Prof. Bhayu Rhama, UPR dapat memperluas jangkauan pengabdian masyarakat (community engagement) hingga ke pelosok-pelosok desa di Bumi Tambun Bungai.
Langkah strategis yang diharapkan meliputi:
-
Perluasan Kuota & Beasiswa Daerah: Membuka akses beasiswa yang menyasar secara presisi anak-anak dari keluarga kurang mampu di desa-desa terpencil.
-
KKN Tematik & Pendampingan Desa: Mengirimkan mahasiswa dan dosen untuk mendampingi tata kelola pemerintahan desa, pengelolaan BUMDes, serta pemberdayaan potensi lokal.
-
Riset Terapan Berbasis Kearifan Lokal: Mengembangkan riset unggulan yang langsung menyelesaikan permasalahan nyata masyarakat daerah, mulai dari isu lingkungan, keanekaragaman hayati, hingga adaptasi perubahan iklim.
Program Pendidikan Strategis Penopang Ekonomi Lokal
Guna mendongkrak perekonomian warga Kalteng secara berkelanjutan, UPR diharapkan merancang dan memperkuat program-program studi strategis yang relevan dengan potensi geografis dan komoditas daerah, di antaranya:
| Sektor Unggulan | Program Strategis & Inovasi UPR | Dampak bagi Masyarakat |
| Pertanian & Perkebunan | Riset Teknologi Pertanian Lahan Gambut & Kelapa Sawit Berkelanjutan | Meningkatkan produktivitas petani lokal dan kemandirian pangan daerah. |
| Peternakan & Perikanan | Inovasi Budidaya Perairan Darat (Inland Fisheries) & Pakan Lokal | Membuka peluang usaha baru bagi masyarakat di sepanjang DAS. |
| Pariwisata & Budaya | Riset Ekowisata Berbasis Budaya Dayak & Hutan Tropis | Mengangkat potensi wisata daerah ke tingkat global sekaligus menjaga kelestarian alam. |
| Kewirausahaan Digital | Inkubator Bisnis UMKM & Pelatihan Digital Economy | Melahirkan wirausahawan muda (young entrepreneurs) dari kalangan mahasiswa. |
Menuju Reputasi Internasional dari Bumi Tambun Bungai
Rahmanto optimistis rekam jejak kepemimpinan serta jejaring akademis Prof. Bhayu Rhama dapat membawa UPR menembus pemeringkatan perguruan tinggi global (World Class University).
Dengan mengombinasikan keunggulan komparatif wilayah—seperti pusat riset lahan gambut tropis (Center for International Co-operation in Management of Tropical Peatland)—UPR berpeluang besar menjadi pusat keunggulan (center of excellence) yang diperhitungkan oleh dunia internasional.
“Atas nama keluarga besar alumni UIN Palangka Raya dan tokoh muda daerah, kami mengucapkan selamat bertugas kepada Prof. Bhayu Rhama. Mari bersama-sama kita gotong royong memajukan Universitas Palangka Raya, khususnya dan secara umum dunia perguruan tinggi (PT) di Bumi Tambun Bungai ini, demi mewujudkan SDM daerah yang makin unggul, berdaya saing, dan sejahtera,” pungkas Rahmanto. (*/tur)