← Kembali ke https://kalteng.co/

Sepak Terjang Komjen Pol Suyudi Ario Seto, Calon Tunggal Kapolri Pilihan Presiden Prabowo

https://kalteng.co/ • 01 October 2026 15:12
Sepak Terjang Komjen Pol Suyudi Ario Seto, Calon Tunggal Kapolri Pilihan Presiden Prabowo

JAKARTA, Kalteng.co-Komjen Pol Suyudi Ario Seto menapaki perjalanan panjang di Korps Bhayangkara sebelum akhirnya mendapat amanah menduduki jabatan tertinggi sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).

Lahir di Pandeglang, Banten, 14 Juli 1973, Suyudi merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Kariernya sejak awal banyak bersentuhan dengan bidang reserse dan penyidikan. Ia mengawali kiprahnya di lingkungan Polda Metro Jaya sebagai Kanit II Resmob.

Dari sana, kariernya terus menanjak. Suyudi dipercaya mengemban sejumlah jabatan operasional, mulai dari Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kapolsek Metro Tanah Abang, Kapolsek Metro Penjaringan, hingga Kasat Reskrim di sejumlah wilayah hukum. Pengalaman tersebut kemudian membawanya ke Bareskrim Polri.

Di tingkat pusat, Suyudi pernah menjabat Kanit Resmob Bareskrim Polri, Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, hingga Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Rekam jejak tersebut kemudian berlanjut dengan sejumlah penugasan sebagai pimpinan kewilayahan.

Ia pernah dipercaya menjadi Kapolres Majalengka pada 2014, Kapolres Bogor pada 2015, Kapolresta Bogor Kota, hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat pada 2017. Setelah itu, Suyudi kembali mendapat tugas strategis sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Kariernya semakin tinggi ketika dipercaya menjadi Wakapolda Metro Jaya pada 2023. Setahun kemudian, tepatnya Juni 2024, Suyudi mendapat amanah sebagai Kapolda Banten. Jabatan tersebut diembannya hingga kemudian Presiden Prabowo Subianto menunjuknya memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN).

Pada 25 Agustus 2025, Suyudi dilantik sebagai Kepala BNN menggantikan Komjen Pol Marthinus Hukom. Tak lama setelah menduduki jabatan tersebut, pangkatnya dinaikkan menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen). Di BNN, ia memimpin upaya pemberantasan jaringan narkotika, termasuk penanganan perkara narkotika lintas negara.

Pengalaman panjang dari lapangan reserse, pimpinan kewilayahan, Polda Metro Jaya, hingga memimpin BNN kemudian mengantarkan Suyudi ke puncak karier di institusi Polri. Presiden Prabowo Subianto mengusulkannya sebagai calon tunggal Kapolri untuk menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Pada 1 Oktober 2026, Komisi III DPR RI menyetujui Suyudi sebagai Kapolri setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Persetujuan tersebut menjadi tahapan penting sebelum Suyudi menjalankan amanah sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara. (oiq)

 

 

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli