← Kembali ke https://kalteng.co/

Asap Karhutla Palangka Raya Berpotensi Bertahan hingga November, Ini Penyebabnya

https://kalteng.co/ • 01 October 2026 12:53
Asap Karhutla Palangka Raya Berpotensi Bertahan hingga November, Ini Penyebabnya

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya berpotensi masih bertahan hingga November. Kondisi angin yang tidak menentu menjadi salah satu faktor yang membuat asap sulit terurai.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, informasi tersebut diperolehnya setelah melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Selasa (29/9).

Dalam koordinasi tersebut, Fairid mendapat penjelasan mengenai kondisi angin di wilayah Palangka Raya yang saat ini bergerak dari berbagai arah. Kondisi tersebut, terutama pada malam hari, berpengaruh terhadap pergerakan dan penyebaran asap karhutla di wilayah kota.

Menurut Fairid, angin dari sejumlah arah, seperti utara dan tenggara, dapat masuk ke wilayah Palangka Raya secara bersamaan. Pertemuan pola angin tersebut membuat pergerakan asap menjadi tidak menentu dan berpotensi menyebabkan asap berkumpul di kawasan perkotaan.

“Memang angin di Palangka Raya, khususnya nanti sampai November. Ini terutama malam campur aduk. Jadi dari utara, dari tenggara itu masuk semua,” kata Fairid.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan BNPB dan BMKG tersebut, kondisi angin yang tidak menentu diperkirakan masih dapat terjadi hingga November. Hal itu membuat asap karhutla berpotensi tetap menyelimuti wilayah Palangka Raya dalam beberapa waktu ke depan.

Meski demikian, Fairid menyebut kondisi tersebut masih dapat berubah seiring memasuki masa pancaroba. Perubahan cuaca yang diperkirakan terjadi pada akhir Oktober diharapkan dapat mengubah pola angin dan membantu memperbaiki kondisi udara di Palangka Raya.

“Kemungkinan bisa sampai November. Tapi ada juga yang mengatakan pancaroba kita kan di bulan Oktober akhir. Mudah-mudahan kalau sudah pancaroba berarti ada perubahan,” pungkasnya.(aza)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli