← Kembali ke https://kalteng.co/

Pangdam XXII/TB Pacu Kesiapan Organisasi Hadapi 2027, Karhutla hingga Rekrutmen Jadi Perhatian

https://kalteng.co/ • 01 October 2026 10:38
Pangdam XXII/TB Pacu Kesiapan Organisasi Hadapi 2027, Karhutla hingga Rekrutmen Jadi Perhatian

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai (TB), Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., meminta seluruh Pejabat Utama (PJU) Kodam XXII/TB memperkuat kinerja sekaligus mempersiapkan kebutuhan organisasi menghadapi tahun 2027.

Arahan tersebut disampaikan Pangdam saat memimpin kegiatan di Aula Makodam XXII/TB, Rabu (30/9/2026). Sejumlah hal strategis menjadi perhatian, mulai dari optimalisasi pelaksanaan tugas, pengembangan struktur organisasi, pembinaan personel, hingga penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Zainul Arifin menegaskan, setiap staf dan Badan Pelaksana Kodam (Balakdam) harus mampu menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing secara optimal, responsif dan bertanggung jawab.

Menurutnya, setiap unsur dalam organisasi memiliki peran penting sebagai penggerak untuk memastikan seluruh program dan tugas Kodam berjalan secara efektif.

Perhatian juga diarahkan pada kesiapan organisasi menghadapi 2027. Pangdam meminta jajarannya mulai menyusun perencanaan penambahan struktur organisasi Kodam XXII/TB secara matang.

Perencanaan tersebut mencakup kebutuhan personel, materiel serta sarana dan prasarana pendukung. Langkah itu dinilai penting agar pengembangan organisasi dapat berjalan sesuai kebutuhan dan mampu mendukung pelaksanaan tugas pertahanan di wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Di bidang pembinaan personel, Pangdam turut menekankan perlunya meningkatkan sosialisasi rekrutmen TNI Angkatan Darat kepada generasi muda.

Seluruh prajurit diminta ikut berperan dalam memberikan informasi serta menjadi teladan bagi masyarakat, khususnya putra-putri daerah yang memiliki minat untuk mengabdikan diri melalui TNI AD.

Sementara itu, penanganan Karhutla juga menjadi salah satu poin yang ditekankan dalam arahan tersebut. Pangdam meminta upaya penanggulangan Karhutla terus dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan sinergi bersama Satgas Terpadu TNI-Polri, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

Pencegahan, deteksi dini hingga respons cepat terhadap potensi Karhutla dinilai perlu terus diperkuat agar penanganannya dapat dilakukan secara terpadu.

Selain itu, Pangdam menginstruksikan seluruh personel Kodam XXII/TB untuk aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah binaan masing-masing.

Kegiatan sosialisasi tersebut dapat digencarkan setelah pelaksanaan apel sore, dengan menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan dalam bentuk apa pun.

Melalui pengarahan tersebut, Kodam XXII/TB menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme dan kesiapan organisasi. Penguatan internal tersebut diarahkan untuk mendukung pelaksanaan tugas pertahanan sekaligus memperkuat keberadaan TNI di tengah masyarakat. (pra)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli