PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kabut asap tebal kembali menyelimuti Kota Palangka Raya, Selasa (29/9/2026) sore. Kondisi tersebut merupakan dampak dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah.
Pantauan Kalteng.co di lapangan sekitar pukul 15.31 WIB, langit Kota Cantik tampak tertutup asap cukup tebal. Warna langit juga terlihat sedikit menguning, membuat kondisi udara di sejumlah kawasan tampak berkabut.
Tak hanya mengganggu pandangan, kabut asap juga berdampak terhadap jarak pandang pengguna jalan. Pengendara yang melintas di sejumlah ruas jalan di Palangka Raya diimbau meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kecepatan apabila jarak pandang mulai terbatas.
Kondisi kualitas udara Palangka Raya juga menunjukkan angka yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data pemantauan kualitas udara yang menjadi acuan, nilai Air Quality Index (AQI) tercatat mencapai 426 atau masuk kategori ekstrem dan berbahaya (Hazardous).
Polutan utama yang terpantau adalah partikulat halus PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 288,3 mikrogram per meter kubik (µg/m³). PM2.5 merupakan partikel berukuran sangat kecil, yakni kurang dari 2,5 mikron, sehingga dapat terbawa dan terhirup bersama udara.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat di Palangka Raya diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, terutama saat melakukan aktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker dan pembatasan aktivitas luar ruangan dapat menjadi langkah antisipasi ketika kondisi udara memburuk. (oiq)