KUALA PEMBUANG, Kalteng.co-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan menggelar Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 pada Senin (28/9/2026).
Rapat yang berlangsung khidmat di Aula Gedung DPRD Kabupaten Seruyan ini beragenda utama mendengarkan penyampaian jawaban Bupati Seruyan atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.
Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Seruyan, Zuli Eko Prasetyo, didampingi Wakil Ketua II DPRD Seruyan, Muhtadin. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), anggota DPRD Seruyan, hingga para camat se-Kabupaten Seruyan.
Sinergi dan Evaluasi Kebijakan Anggaran
Ketua DPRD Seruyan, Zuli Eko Prasetyo, menyampaikan bahwa legislatif bersama eksekutif telah melakukan rangkaian pembahasan intensif terkait Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Menurutnya, dinamika yang terjadi selama proses pembahasan—termasuk masukan dalam pemandangan umum fraksi—merupakan bentuk sinergi positif demi kemajuan daerah.
Ia menegaskan bahwa seluruh pandangan, saran, kritik, maupun catatan strategis dari fraksi-fraksi DPRD memiliki nilai vital dalam menyempurnakan arah kebijakan fiskal Kabupaten Seruyan.
“Seluruh masukan dan kritik dari fraksi-fraksi merupakan bagian penting dalam penyempurnaan kebijakan anggaran. Hal ini dilakukan demi meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan serta efektivitas pembangunan daerah,” ujar Zuli Eko Prasetyo usai memimpin rapat.
Fokus pada Program Prioritas dan Kebutuhan Masyarakat
Lebih lanjut, pimpinan DPRD Seruyan ini menekankan agar Pemerintah Kabupaten Seruyan memegang teguh komitmen dalam mengelola keuangan daerah secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Setiap alokasi dana dalam APBD Perubahan 2026 diharapkan berpatokan pada indikator kinerja yang terukur demi memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
DPRD Seruyan meminta agar efisiensi belanja daerah tetap memprioritaskan sektor-sektor krusial yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik dasar, di antaranya:
-
Pendidikan: Peningkatan fasilitas dan mutu layanan pendidikan daerah.
-
Kesehatan: Optimalisasi layanan serta sarana prasarana kesehatan bagi warga.
-
Infrastruktur Dasar: Percepatan pembangunan dan pembenahan fasilitas umum.
-
Jalan dan Jembatan: Peningkatan konektivitas antarwilayah untuk memacu roda perekonomian.
-
Akses Air Bersih: Perluasan jangkauan dan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat di seluruh kecamatan.
Melalui tanggapan eksekutif terhadap pemandangan umum fraksi ini, diharapkan tahapan evaluasi Raperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan lancar hingga tahap penetapan, sehingga program-program prioritas daerah dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Seruyan. (fik)