← Kembali ke https://kalteng.co/

Kabut Asap Tak Halangi Pesan Motivasi Agustiar Sabran untuk Siswa SMAN 4

https://kalteng.co/ • 29 September 2026 15:10
Kabut Asap Tak Halangi Pesan Motivasi Agustiar Sabran untuk Siswa SMAN 4

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak menyurutkan semangat belajar para murid SMAN 4 Palangka Raya. Melalui Kelas Digital Huma Betang, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyapa sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa, Senin (28/9/2026).

Interaksi tersebut berlangsung dari Media Center Posko Penanganan Darurat Karhutla di halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, dan terhubung dengan para murid melalui TV Kalteng. Pembelajaran digital ini menjadi salah satu bentuk penyesuaian kegiatan pendidikan di tengah kondisi lingkungan yang terdampak kabut asap.

Dalam kesempatan itu, Agustiar mengingatkan para siswa agar tidak menjadikan latar belakang keluarga maupun kondisi ekonomi sebagai alasan untuk minder dalam mengejar cita-cita.

Menurutnya, keberhasilan tidak ditentukan oleh status sosial orang tua ataupun kelengkapan fasilitas yang dimiliki. Kemauan untuk belajar, bekerja keras, berpikir positif dan terus berusaha menjadi bekal penting bagi setiap anak untuk mencapai masa depan yang diinginkan.

«”Tidak ada yang tidak mungkin. Jangan berkecil hati untuk anak petani, anak nelayan, dan sebagainya. Karena tidak ditentukan oleh kayanya orang tua, tidak ditentukan banyaknya fasilitas, tetapi ditentukan oleh masing-masing murid,” pesan Gubernur.»

Selain mendorong semangat belajar, Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap dalam kehidupan sehari-hari. Para siswa diminta untuk selalu menghormati guru, berbakti kepada orang tua serta menjaga hubungan baik dengan teman. Ia juga menekankan agar tidak terjadi perundungan terhadap teman yang memiliki kondisi ekonomi atau kehidupan berbeda.

“Kuncinya yang paling utama adalah berbakti kepada orang tua, hormat kepada guru, berpikiran positif kepada teman-teman. Jangan merundung orang-orang yang tidak seperti kita, seperti yang tidak mampu, karena hidup sudah ada yang mengatur. Terus berikhtiar dan berusaha,” tegasnya.

Agustiar turut memberikan dorongan kepada siswa dan guru agar tidak kehilangan semangat meskipun proses pembelajaran harus menyesuaikan kondisi akibat karhutla. Ia berharap situasi tersebut segera berakhir sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara normal.

“Jangan patah semangat anak-anak dan ibu guru. Jangan pantang menyerah sebelum menjadi kebanggaan orang tua dan sebelum menjadi kebanggaan negara dan daerah tercinta ini,” pesannya. Kehadiran Kelas Digital Huma Betang di tengah situasi darurat karhutla menjadi sarana untuk menjaga komunikasi dan motivasi belajar. Pemerintah, guru, dan siswa tetap dapat terhubung meski kegiatan pembelajaran harus dilakukan dengan sejumlah penyesuaian.

Melalui pesan tersebut, Agustiar berharap para siswa SMAN 4 Palangka Raya tetap optimistis, tekun belajar dan terus berusaha mengejar cita-cita hingga mampu memberikan kebanggaan bagi keluarga, daerah, dan bangsa. (pra)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli