KUALA PEMBUANG, Kalteng.co-Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan, Harsandi, mengimbau seluruh masyarakat—khususnya para nelayan di wilayah setempat—untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut. Imbauan ini dikeluarkan menyusul masuknya siklus tahunan perubahan iklim dan cuaca ekstrem yang memicu gelombang tinggi di wilayah perairan Seruyan.
Menurut Harsandi, perubahan arah angin serta dinamika cuaca yang kerap terjadi pada bulan-bulan tertentu memerlukan kecermatan ekstra dari para nelayan sebelum memutuskan untuk berangkat melaut.
“Memang biasanya siklus tahunan ini terjadi perubahan iklim arah angin, terutama untuk masyarakat yang beraktivitas di laut. Imbauan kami, tolong dicermati benar-benar kondisi laut kita yang bulan-bulan sekarang memang ombaknya sangat besar,” ujar Harsandi di Kuala Pembuang, Kamis (8/10/2026).
Utamakan Keselamatan dan Kesiapan Alat Tangkap
Politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) ini menekankan bahwa keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama. Ia mengingatkan para nelayan untuk selalu memeriksa kelayakan kapal, membawa perlengkapan keselamatan seperti jaket pelampung (life jacket), serta mempertimbangkan untuk menunda aktivitas melaut jika kondisi gelombang tidak memungkinkan.
Langkah antisipasi yang perlu diperhatikan nelayan saat cuaca buruk meliputi:
-
Pemeriksaan Kelayakan Fisik Kapal: Memastikan kondisi mesin dan sarana navigasi berfungsi optimal.
-
Kelengkapan Alat Keselamatan: Menyiapkan pelampung dan alat komunikasi darurat di atas kapal.
-
Pemantauan Kondisi Cuaca: Menunda keberangkatan apabila ketinggian ombak berisiko membahayakan keselamatan.
Patuhi Peringatan Dini Petugas dan BMKG
Selain mengandalkan pengamatan mandiri, Harsandi meminta masyarakat pesisir dan nelayan untuk aktif memantau serta mematuhi imbauan resmi yang dirilis oleh petugas atau lembaga teknis terkait prediksi cuaca perairan.
Ia menambahkan bahwa fenomena gelombang tinggi dan cuaca ekstrem seperti ini diproyeksikan masih akan berulang dalam beberapa bulan ke depan.
“Memang biasanya para petugas yang memprediksikan kegiatan di daerah kelautan memberikan imbauan agar jangan sampai beraktivitas di laut saat kondisi memburuk. Kondisi seperti ini biasanya akan terjadi lagi di bulan Desember. Untuk itu, kami berharap masyarakat tetap selalu waspada dalam beraktivitas,” pungkasnya.
Pihak DPRD Seruyan berharap koordinasi antara pemerintah daerah, aparat pengawas perairan, dan komunitas nelayan terus terjalin erat guna meminimalkan risiko kecelakaan laut akibat dampak cuaca buruk. (fik)