MUARA TEWEH, Kalteng.co – Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman mantan Bupati Barito Utara, almarhum H. Nadalsyah, di Kompleks Islamic Centre Muara Teweh, Rabu (7/10/2026). Di tengah ribuan pelayat yang hadir, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, tampak larut dalam kesedihan saat mengenang sosok almarhum.
Mewakili Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, Edy Pratowo hadir untuk menyampaikan sambutan dan penghormatan terakhir kepada almarhum. Namun di balik tugas tersebut, tersimpan kenangan pribadi yang membuat suasana semakin emosional.
Saat berdiri di hadapan keluarga, kerabat, tokoh masyarakat, jajaran pemerintah daerah, dan warga yang mengantar almarhum ke peristirahatan terakhir, Edy beberapa kali terlihat menahan haru. Dengan suara bergetar, ia mengenang kedekatannya dengan almarhum yang telah terjalin selama bertahun-tahun.
“Saya mengenal baik, saya berteman baik dengan almarhum secara pribadi. Beliau sosok yang baik,” ujar Edy sambil menahan tangis.
Menurutnya, hubungan mereka tidak hanya terbangun sebagai sesama kepala daerah, tetapi juga sebagai sahabat yang memiliki komitmen sama dalam memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Edy menuturkan, dirinya dan almarhum sama-sama pernah mengemban amanah sebagai bupati selama dua periode. Dari perjalanan tersebut, ia mengenal Nadalsyah sebagai pribadi yang terbuka, rendah hati, dan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan pembangunan.
“Kami sama-sama menjabat bupati dua periode. Beliau adalah teman akrab saya. Beliau orang baik dan penuh membantu, mau menerima masukan dan saran demi pembangunan, khususnya juga pembangunan Kalimantan Tengah,” tuturnya.
Bagi Edy, kepergian Nadalsyah menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi rekan-rekan sejawat, sahabat, dan masyarakat yang pernah merasakan kepemimpinan serta pengabdian almarhum.
Ia mengatakan, sosok Nadalsyah dikenal luas sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan memiliki perhatian besar terhadap kemajuan Barito Utara maupun pembangunan Kalimantan Tengah secara umum.
Dalam kesempatan itu, Edy mengajak seluruh pihak untuk mengenang segala kebaikan yang telah ditorehkan almarhum selama hidupnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Segala kebaikan beliau mari kita kenang, dan sementara kekurangannya mari kita maafkan,” katanya.
Usai prosesi penghormatan terakhir, jenazah almarhum H. Nadalsyah dimakamkan di Kompleks Islamic Centre Muara Teweh. Lantunan doa mengiringi proses pemakaman yang berlangsung khidmat, sementara keluarga, sahabat, dan masyarakat tampak mengantarkan dengan penuh haru.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak. Bagi mereka yang pernah mengenalnya, H. Nadalsyah bukan hanya seorang pemimpin daerah, tetapi juga sahabat, pengayom, dan sosok yang telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk pembangunan Kabupaten Barito Utara. Jejak pengabdian dan kenangan tentang dirinya akan tetap hidup dalam ingatan masyarakat Kalimantan Tengah. (pra)