← Kembali ke https://kalteng.co/

Karhutla Jadi Perhatian, Gubernur Kalteng Salurkan Bantuan untuk Warga Kumai

https://kalteng.co/ • 07 October 2026 13:53
Karhutla Jadi Perhatian, Gubernur Kalteng Salurkan Bantuan untuk Warga Kumai

KUMAI, Kalteng.co – Perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap masyarakat yang terdampak kondisi Karhutla kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Selasa (6/10/2026).

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran turun langsung menyerahkan bantuan tersebut bersama jajaran Pemprov Kalteng dan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat. Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pangan, bantuan tunai, air bersih hingga dukungan kesehatan bagi masyarakat.

Sebanyak 1.000 paket pangan dibagikan kepada warga. Masing-masing paket terdiri dari 5 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir dan 1 liter minyak goreng.

Selain bantuan pangan, Pemprov Kalteng juga menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Huma Betang Sejahtera sebesar Rp250.000 untuk setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

BLT tersebut menyasar masyarakat di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Kumai Hilir, Kumai Hulu dan Candi. Total penerima manfaat tercatat sebanyak 1.484 orang.

Dukungan lainnya diberikan dalam bentuk penyediaan 5.000 liter air bersih. Pemerintah juga membagikan masker dan vitamin sebagai langkah untuk membantu menjaga kondisi kesehatan warga di tengah kualitas udara yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dalam kesempatan tersebut, Agustiar menekankan pentingnya memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan dan akses pelayanan kesehatan, khususnya ketika Karhutla berdampak terhadap aktivitas dan kualitas udara.

“Dari desa sampai perkotaan, jangan sampai masyarakat tidak bisa berobat. Kesehatan ini nomor satu. Apalagi situasi Kalimantan Tengah sekarang menyangkut Karhutla. Tentunya kesehatan dan keselamatan masyarakat adalah yang utama,” tutur Gubernur.

Ia juga memastikan Pemprov Kalteng terus membuka akses layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Menurutnya, pelayanan kesehatan harus mudah dijangkau dan tidak boleh menjadi beban bagi warga yang membutuhkan.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen menyediakan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Saya tidak ingin ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan. Cukup dengan membawa KTP, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan. Kami memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, dan tanpa dipersulit,” tegasnya.

Tidak hanya sektor kesehatan, kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak Karhutla juga menjadi perhatian pemerintah. Agustiar mengatakan Pemprov Kalteng terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk memetakan wilayah yang membutuhkan dukungan air bersih.

“Saya koordinasi dengan para Bupati se-Kalimantan Tengah. Siapa yang membutuhkan air bersih, kita siapkan dan kita antarkan. Tetapi pendataannya harus jelas, jangan hanya satu atau dua rumah. Kita prioritaskan wilayah yang memang membutuhkan,” jelasnya.

Agustiar juga mengingatkan agar distribusi bantuan pemerintah dilakukan berdasarkan kebutuhan dan data penerima yang jelas. Bantuan, katanya, harus diberikan secara tepat sasaran tanpa membedakan latar belakang masyarakat.

Jajaran kecamatan hingga kelurahan dan desa pun diminta aktif melakukan pendataan, terutama terhadap warga berpenghasilan rendah serta masyarakat yang terdampak langsung kondisi Karhutla dan belum mendapatkan bantuan.

Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh intervensi pemerintah dapat benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama kondisi Karhutla berlangsung. (pra)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli