PALANGKA RAYA, Kalteng co – Memasuki usia ke-81, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dinilai bukan hanya menjadi kekuatan pertahanan negara, tetapi juga bagian penting dari perjalanan bangsa dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PAN Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, Muhammad Syauqie, S.Hut., menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI yang diperingati pada Senin, 5 Oktober 2026.
Ia menilai, perjalanan panjang TNI selama 81 tahun merupakan bukti konsistensi pengabdian prajurit dalam menjaga keamanan, kedaulatan dan keutuhan bangsa di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.
“Atas nama pribadi dan sebagai Anggota DPR RI, saya mengucapkan Selamat HUT ke-81 TNI. Semoga TNI semakin kuat, profesional, modern, tangguh dan selalu hadir bersama rakyat dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Muhammad Syauqie.
Menurutnya, tema HUT ke-81 TNI, “TNI KUAT BERSAMA RAKYAT, INDONESIA BERDAULAT ADIL DAN MAKMUR”, memiliki makna yang sangat penting. Tema tersebut menggambarkan bahwa kekuatan pertahanan tidak dapat dipisahkan dari dukungan dan kebersamaan masyarakat.
Syauqie menegaskan, TNI memiliki sejarah panjang yang tidak terlepas dari rakyat. Karena itu, hubungan yang harmonis antara prajurit dan masyarakat harus terus dipelihara sebagai modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan.
“TNI adalah bagian dari rakyat. Kekuatan TNI akan semakin kokoh ketika mendapat dukungan dari rakyat, dan rakyat juga membutuhkan TNI sebagai salah satu penjaga kedaulatan serta keutuhan bangsa,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap dedikasi para prajurit TNI yang menjalankan tugas di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah perbatasan, wilayah terpencil dan kawasan yang memiliki tantangan tugas cukup berat.
Menurut Syauqie, perkembangan zaman menghadirkan tantangan baru yang semakin kompleks. Ancaman terhadap negara tidak hanya berkaitan dengan persoalan pertahanan secara konvensional, tetapi juga dapat muncul dalam berbagai bentuk yang membutuhkan kesiapan, profesionalisme dan kemampuan beradaptasi.
“Di tengah perubahan zaman, TNI harus terus meningkatkan kemampuan, profesionalisme dan kesiapsiagaan. Namun yang tidak kalah penting adalah tetap menjaga jati diri sebagai tentara rakyat,” ungkapnya.
Sebagai wakil rakyat dari Kalimantan Tengah, Syauqie berharap sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat semakin kuat. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk menciptakan kondisi yang aman dan kondusif sehingga pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan dengan baik.
Ia juga menilai keberadaan TNI di tengah masyarakat memiliki peran strategis dalam membangun semangat kebersamaan, gotong royong dan kepedulian sosial.
“Semangat kebersamaan harus terus kita hidupkan. Ketika TNI, pemerintah dan masyarakat mampu bergerak bersama, berbagai persoalan bangsa akan lebih mudah kita hadapi,” tuturnya.
Syauqie mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 TNI sebagai kesempatan memperkuat persatuan nasional. Perbedaan suku, agama, budaya dan latar belakang, menurutnya, harus ditempatkan sebagai kekayaan yang memperkuat Indonesia, bukan menjadi sumber perpecahan.
Ia berharap TNI ke depan semakin dekat dengan masyarakat serta mampu terus memberikan kontribusi positif dalam menjaga stabilitas nasional dan mendukung pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.
“Selamat HUT ke-81 TNI. Semoga seluruh prajurit senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kekuatan dan perlindungan dalam menjalankan tugas. Semoga TNI semakin profesional, semakin dicintai rakyat dan semakin kuat dalam menjaga Indonesia tetap berdaulat, adil dan makmur,” pungkas Muhammad Syauqie. (pra)