← Kembali ke https://kalteng.co/

Jarak Pandang Cuma 500 Meter! 2 Penerbangan Wings Air Rute Palangka Raya-Balikpapan Dipaksa Batal

https://kalteng.co/ • 04 October 2026 19:20
Jarak Pandang Cuma 500 Meter! 2 Penerbangan Wings Air Rute Palangka Raya-Balikpapan Dipaksa Batal

PALANGKA RAYA, Kalteng.co-Kabut asap kembali mengganggu operasional penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Minggu (4/10/2026).

Jarak pandang anjlok hingga 500 meter sehingga dua penerbangan Wings Air terpaksa dibatalkan demi keselamatan penerbangan.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, I Made Darmawan, mengatakan kondisi jarak pandang terendah tersebut tercatat pada pukul 06.00, 08.30 dan 09.00 waktu setempat. Visibility yang berada di bawah batas minimum operasional penerbangan atau below minima membuat penerbangan tidak dapat dilaksanakan.

“Berdasarkan pemantauan kondisi jarak pandang, jarak pandang terendah tercatat sebesar 500 meter. Kondisi visibility yang berada di bawah batas minimum operasional penerbangan berdampak terhadap keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan,” kata I Made Darmawan kepada Kalteng.co, Minggu (4/10/2026).

Dua penerbangan Wings Air terdampak kondisi tersebut. Satu penerbangan dengan rute Palangka Raya-Balikpapan, IW 1368, yang dijadwalkan berangkat pukul 10.40 WIB dibatalkan. Sementara penerbangan IW 1369 rute Balikpapan-Palangka Raya dengan jadwal kedatangan pukul 10.20 WIB juga mengalami pembatalan.

“Total ada dua flight yang terdampak, terdiri dari satu keberangkatan dan satu kedatangan. Untuk penerbangan tersebut, masing-masing tercatat membawa 18 penumpang, sehingga total ada 36 penumpang yang terdampak pembatalan,” ujarnya.

I Made menjelaskan, pihak bandara terus memantau perkembangan jarak pandang dan berkoordinasi dengan AirNav Indonesia, maskapai serta sejumlah stakeholder terkait. Setiap keputusan operasional penerbangan dilakukan berdasarkan kondisi aktual di lapangan dan batas keselamatan yang berlaku.

“Keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan prioritas utama. Penyesuaian maupun pembatalan penerbangan dilakukan sebagai langkah mitigasi apabila kondisi cuaca dan jarak pandang tidak memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan,” tegasnya.

“Kami mengimbau penumpang yang akan melakukan perjalanan melalui Bandara Tjilik Riwut untuk terus memantau informasi terbaru terkait status penerbangannya melalui maskapai masing-masing dan mengikuti arahan petugas di bandara. Kondisi operasional tetap kami pantau dan pelayanan kepada pengguna jasa berjalan sesuai ketentuan,” pungkasnya. (oiq)

 

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli