← Kembali ke https://kalteng.co/

Gubernur Kalteng Sambut Terpilihnya Bhayu Rhama sebagai Rektor UPR

https://kalteng.co/ • 03 October 2026 14:11
Gubernur Kalteng Sambut Terpilihnya Bhayu Rhama sebagai Rektor UPR

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menyambut positif terpilihnya Prof. Dr. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D sebagai Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026–2030.

Agustiar menilai proses pemilihan rektor yang telah dilalui berjalan dengan baik. Hal itu disampaikannya saat memberikan tanggapan kepada awak media di Palangka Raya, Jumat (2/10/2026).

“Sudah bagus, prosesnya lancar saja kan,” ujar Agustiar.

Prof. Bhayu Rhama sebelumnya ditetapkan sebagai Rektor UPR terpilih setelah meraih suara terbanyak dalam pemilihan tahap kedua yang berlangsung Kamis (1/10/2026).

Dalam pemilihan tersebut, Prof. Bhayu memperoleh 37 suara dari total 63 suara. Dua kandidat lainnya, Dr. Thea Farina Embang meraih 14 suara, sedangkan Prof. Dr. Liswara Neneng memperoleh 12 suara.

Ketua Senat UPR Prof. Dr. Petrus Poerwadi sebelumnya menjelaskan, pemilihan tahap kedua melibatkan Senat UPR bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Seluruh tahapan disebut dilaksanakan berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan.

Dengan ditetapkannya hasil pemilihan tersebut, rangkaian Pemilihan Rektor UPR periode 2026–2030 resmi berakhir.

Di tengah berakhirnya proses pemilihan, dukungan terhadap kepemimpinan baru UPR juga datang dari tokoh masyarakat Kalteng H. Abdul Razak, S.IP., M.AP.

Abdul Razak menyampaikan ucapan selamat kepada Prof. Bhayu Rhama. Ia berharap rektor terpilih dapat menjalankan amanah sekaligus membawa UPR semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta pembangunan Kalteng.

“Selamat kepada Prof. Bhayu Rhama atas terpilihnya sebagai Rektor Universitas Palangka Raya. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik dan membawa UPR semakin maju,” ujar Abdul Razak.

Menurut Abdul Razak, selesainya tahapan pemilihan menjadi kesempatan bagi seluruh sivitas akademika untuk kembali memperkuat kebersamaan dan mengarahkan perhatian pada agenda pengembangan universitas.

Kepemimpinan baru UPR diharapkan dapat memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan kontribusi perguruan tinggi bagi daerah.

Sementara itu, Prof. Bhayu Rhama menyampaikan komitmennya untuk merangkul seluruh sivitas akademika UPR, termasuk pihak-pihak yang sebelumnya turut mengikuti proses pemilihan rektor.

Ia menegaskan, UPR merupakan rumah bersama sehingga kemajuan universitas membutuhkan keterlibatan dan kontribusi seluruh unsur di dalamnya.

Setelah seluruh tahapan pemilihan selesai, perhatian pun diarahkan pada agenda kepemimpinan berikutnya. Kebersamaan dan suasana kondusif menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan proses akademik serta pembangunan UPR pada periode 2026–2030. (pra)

Sumber: https://kalteng.co/
Baca Artikel Asli